POSMETRO MEDAN,Tugas Polri sebagaimana yang di amanatkan dalam Undang Undang telah membentuk setiap Insan Bhayangkara sebagai pejuang kemanusiaan, pelopor sekaligus pengerak kebaikan agar tetap ada dan menyebar di setiap sendi kehidupan manusia.
Kemuliaan dan kemanfaatan selalu menyertai tugas Insan Bhayangkara.
Wa yu'tsiruna 'ala anfusihim walau kana bihim khoshoshoh ( Mereka lebih mengutamakan orang lain daripada mereka diri sendiri, padahal diri mereka sendiri juga memerlukan. (QS.Al Hasyr : 9 )
Khoirunnas anfa'unhum linnas arti nya sebaik- baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya/Hadist Nabi.
Memikirkan agar kebaikan dan kebahagiaan ada dirasakan dan dimiliki setiap masyarakat telah menyatu dalam aliran darah dan nafas Insan Bhayangkara.
Dari banyak kisah kemanusiaan untuk menunaikan tugas melindungi,melayani dan mengayomi masyarakat. Kecintaan Insan Bhayangkara kepada masyarakat telah mengorbankan kecintaan mereka kepada diri sendiri dan keluarga adalah bukti Polri Untuk Masyarakat.
Seperti yang terkini Insan Bhayangkara/Polri dan institusi yang lain nya bergotongroyong dengan bertungkus lumus tanpa mengenal waktu dalam menanggulangi Karhutla, itu semua karena kecintaan kepada masyarakat Indonesia.
Dengan selalu menjaga niat yang ikhlas, Insan Bhayangkara tetap menjadi Pelopor dan Penggerak kebaikan serta kebahagiaan agar tersebar dan di rasakan masyarakat. Insan Bhayangkara telah memborong semua kebaikan/pahala.
Polri Untuk Masyarakat.
Masyarakat mencintai Polri.