POSMETRO MEDAN, Medan — Rektor Unimed Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST., M.Pd mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar, mampu beradaptasi, serta memiliki karakter kuat untuk menghadapi dunia yang semakin kompetitif. Apalagi pesatnya perubahan teknologi dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI),
Rektor Unimed Prof. Dr. Ir. Baharuddin mengatakan hal itu saat mewisuda 2.133 lulusan pada periode Agustus 2026. Pesan tersebut disampaikan Prof. Baharuddin dalam pidato pada acara Wisuda Periode Agustus 2026 Program Doktor, Magister, Sarjana dan Diploma Unimed di Auditorium Unimed, Rabu (26/8/2026).
Hadir disitu Ketua Senat dan Anggota Senat Unimed, para wakil rektor, dekan, direktur Program Pascasarjana, ketua lembaga, dan fungsionaris, serta keluarga wisudawan
Menurut Rektor, AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan yang diperbincangkan, melainkan telah hadir dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia.
"Kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) tidak lagi menjadi sesuatu yang hanya kita bicarakan sebagai teknologi masa depan. AI telah hadir dalam kehidupan kita hari ini. Ia mengubah cara manusia bekerja, belajar, berkomunikasi, melakukan penelitian, menjalankan bisnis, bahkan mengambil keputusan," kata Rektor.
Karena itu, menurutnya, lulusan Unimed harus mampu menempatkan perkembangan teknologi sebagai tantangan sekaligus peluang. Kemampuan beradaptasi menjadi modal penting agar lulusan tidak tertinggal di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat.
Baharuddin menegaskan, lulusan Unimed tidak cukup hanya mengandalkan ijazah dan kompetensi akademik yang diperoleh selama menempuh pendidikan. Mereka harus memiliki perpaduan antara kompetensi digital, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta karakter yang kuat.