POSMETRO MEDAN- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, melaksanakan peninjauan lahan ketapang (ketahanan pangan) di Kampus 2 Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (26/08/2026).
Kegiatan ini bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara dengan Universitas Sumatera Utara dalam mendukung pengembangan program ketahanan pangan.
Dalam peninjauan itu, Kakanwil didampingi oleh Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, Kepala Lapas Kelas IIA Pancur Batu, Tribowo, Kepala Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam, Hakim Sanjaya, Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Eksa Rahnuzulian, Kepala LPKA Kelas I Medan, Suriyanta L. Situmorang, Kepala Rutan Perempuan Kelas IIA Medan, Reni Priska Panjaitan, serta Erwin Simangunsong.
Peninjauan lahan ini dilakukan untuk melihat secara langsung potensi pemanfaatan lahan dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pemasyarakatan dan dunia pendidikan.
Sinergi seperti ini diharapkan mampu menghasilkan program yang produktif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi pengembangan keterampilan dan pembinaan kemandirian warga binaan.
Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, --sebagaimana dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Kanwil ditjenpas sumatera utara yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Kamis 27 Agustus 2026-- menegaskan kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam mengembangkan program ketahanan pangan yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan keterampilan.
"Kolaborasi dengan Universitas Sumatera Utara ini merupakan langkah positif untuk bersama-sama mengoptimalkan lahan yang tersedia menjadi lahan yang produktif. Kita berharap sinergi ini dapat menghasilkan program ketahanan pangan yang berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah dalam pembinaan kemandirian warga binaan," ujar Jalu Yuswa Panjang.
Melalui peninjauan dan kolaborasi tersebut, Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan secara optimal, pengembangan jejaring kemitraan, serta pelaksanaan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.***