POSMETRO MEDAN, Medan--Pagar Balai KotaMedan digoyang puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Medan, saatmenggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Balai KotaMedan, Kamis (27/8/2026).
Massa mendesak Wali Kota Medan, Rico Waas segera merealisasikan kebijakan nyata bagi masyarakat miskin kota. Ketua DPC GMNI Kota Medan, Damses Sianturi, menegaskan bahwa massa aksi menuntut untuk bertemu langsung dengan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut guna menyampaikan sejumlah tuntutan krusial.
"Kita akan tetap melakukan aksi lanjutan jika hari ini Wali Kota Medan tidak menemui kita. Sesuai kesepakatan konsolidasi, yang hadir menemui kami harus Wali Kota langsung," tegas Damses di sela-sela aksi.
Damses memaparkan, persoalan paling mendesak yang dibawa dalam unjuk rasa ini mencakup tingginya angka kemiskinan, penanganan masyarakat terlantar, hingga persoalan anak putus sekolah di Kota Medan. Menurutnya, konstitusi secara tegas mengamanatkan negara untuk hadir memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar.
"Tugas dan beban moral kami selaku GMNI adalah memperjuangkan kaum marhaen atau rakyat miskin kota. Kami mengingatkan kepala daerah bahwa undang-undang mengamanatkan masyarakat terlantar dan anak putus sekolah wajib dipelihara oleh negara," paparnya.
Lebih lanjut, GMNI meminta Pemerintah Kota Medan menghentikan kegiatan yang sekadar bersifat seremonial dan lebih fokus pada kerja-kerja konkret di lapangan demi kesejahteraan warga.
"Jangan hanya sibuk dengan agenda seremonial, kerjakan kerja-kerja nyata. Kami tidak akan menggelar aksi seperti ini jika Pemko Medan berbuat yang terbaik bagi warganya. Terik matahari hari ini justru membakar semangat kami untuk terus mengontrol kebijakan pemko yang dinilai belum optimal," pungkasnya.
Arus Lalin Jalan Raden Saleh–Imam Bonjol Medan Dialihkan
Imbas adanya aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan pada Kamis (27/8/2026), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi.
Arus kendaraan yang melintas dari arah Jalan Raden Saleh menuju Jalan Imam Bonjol dialihkan untuk menghindari penumpukan volume kendaraan.