POSMETRO MEDAN- Memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Satuan Brimob Polda Sumut bersama Polrestabes Medan meningkatkan kegiatan patroli malam hingga dini hari melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (30/8/2026) hingga Senin (31/8/2026).
Patroli yang berlangsung mulai pukul 23.30 WIB hingga 03.30 WIB tersebut menyasar sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Medan yang dinilai perlu mendapat perhatian pada jam rawan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah preventif kepolisian untuk mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Dalam kegiatan itu, personel Brimob Polda Sumut bersama personel Polrestabes Medan melaksanakan patroli mobile dan pemantauan situasi secara berkala. Sejumlah lokasi menjadi sasaran patroli, di antaranya Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Bakaran Batu, Jalan Kuantan, hingga Jalan Gatot Subroto.
Patroli dilakukan untuk mengantisipasi sejumlah potensi gangguan keamanan, seperti aksi geng motor, begal, tawuran, pencurian, maupun balap liar yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.
Selain melakukan pemantauan, personel juga mengedepankan pendekatan dialogis dengan masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan tidak hanya menjadi upaya pencegahan, tetapi juga membangun rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri.
Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si-- seperti dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Satbrimob polda sumut yang terlihat POSMETRO MEDAN Selasa 1 September 2026-- menegaskan patroli KRYD merupakan bagian dari komitmen jajaran Brimob Polda Sumut untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.
"Patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan masyarakat merasa aman dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan nyaman. Kami terus meningkatkan kehadiran personel di lapangan, khususnya pada waktu dan lokasi yang dianggap rawan terhadap potensi gangguan Kamtibmas," ujar Kombes Pol. M. Rendra Salipu.***