POSMETRO MEDAN, Medan - MTsN 1 Medan kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset tingkat nasional. Dua siswa madrasah, Zalfa Elsa Azahra Lubis dan Khaldun Tirtanegara Khomeni, berhasil membawa proposal penelitian mereka masuk ke dalam 30 besar tingkat nasional.
Proposal tersebut berjudul "GARDINI: Robot Irigasi Adaptif Berbasis AI untuk Optimalisasi Aktuasi Sprinkler pada Pertanian Perbukitan Danau Toba". Keduanya dibimbing oleh dua guru pembimbing, yaitu Agustina Muliati, S.Sos., M.Pd., dan Rafif Ansyari Siregar, S.T., Gr.
Kesempatan emas ini membawa Zalfa dan Khaldun mempresentasikan hasil riset mereka secara daring di hadapan dewan juri pada Jumat (11/9/2026) pukul 11.30 WIB. Sebelum presentasi berlangsung, seluruh warga madrasah turut memberikan dukungan penuh kepada keduanya melalui doa bersama yang digelar di halaman depan madrasah.
Kegiatan doa bersama tersebut dilaksanakan usai apel pagi. Dukungan moril ini diharapkan dapat menambah rasa percaya diri kedua siswa dalam memaparkan hasil penelitiannya.
Kepala MTsN 1 Medan, Drs. H. Syakhrim Harahap, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tim OMI Riset madrasah yang berhasil menembus 30 besar tingkat nasional tersebut.
"Alhamdulillah kita patut bersyukur karena salah satu tim OMI Riset kita berhasil masuk dalam 30 besar tingkat nasional," ujar Syakhrim. Ia berharap kedua siswa tersebut dapat meraih hasil terbaik dalam presentasi yang mereka jalani. Menurutnya, prestasi ini sekaligus mengharumkan nama madrasah di kancah nasional.
Senada dengan hal itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Sartika Anggraini, S.Pd., mengungkapkan bahwa ajang OMI Riset sangat baik diikuti oleh siswa madrasah karena mampu mengasah kemampuan berpikir ilmiah mereka.
"Kegiatan OMI Riset ini dapat melatih kemampuan siswa dalam berpikir ilmiah dan tentunya membangun kepercayaan diri mereka," ungkap Sartika.