POSMETRO MEDAN, Medan - Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan menggelar kegiatan edukasi keselamatan berkendara bagi mahasiswa dengan mengusung tema "Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi", Selasa (15/9/2026), di Kampus IV UIN Sumatera Utara, Medan Tuntungan.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi UIN Sumatera Utara Medan bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dan PT Indako Trading Coy Medan sebagai upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya keselamatan, etika, dan kedisiplinan dalam berlalu lintas.
Mewakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan yang berhalangan hadir, Prof. Dr. Achyar Zein, M.Ag., membuka kegiatan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa keselamatan berkendara perlu menjadi bagian dari budaya mahasiswa UIN Sumatera Utara Medan.
"Jadikan ini budaya terbaik, budaya kampus. Apalagi kita kampus yang mengatasnamakan Islam dan bernuansa moral, kita harus menjadi contoh dan teladan, minimal di dalam berkendara," ujarnya.
Prof. Achyar juga mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Materi mengenai keselamatan lalu lintas disampaikan oleh Kompol Hendri Matondang, S.H., M.H., selaku Kasubdit Kamsel Polda Sumatera Utara. Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga faktor utama yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas, yakni faktor manusia, kendaraan, dan alam.
Kompol Hendri menekankan pentingnya memastikan kondisi fisik tetap prima, kendaraan dalam kondisi layak dan lengkap, menggunakan helm, mematuhi rambu serta marka jalan, menjaga jarak aman, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta tidak memaksakan diri mengemudi ketika mengantuk atau lelah.
"Kalau Adik-adik kurang sehat atau sedang mengantuk, hentikan. Lebih baik istirahat dulu, baru gunakan kendaraan," pesannya kepada para mahasiswa.
Selain membahas keselamatan lalu lintas, kegiatan tersebut juga menghadirkan Fadli, SCA Diploma, selaku coffee expert, yang membahas keterkaitan antara kopi, kafein, rasa kantuk, dan kewaspadaan saat berkendara.
Fadli menjelaskan bahwa kafein dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dengan menghambat efek adenosin. Namun, kopi bukanlah pengganti tidur. Karena itu, pengendara yang merasa mengantuk tetap dianjurkan untuk menghentikan perjalanan dan beristirahat.