POSMETRO MEDAN, Medan – Riset Kolaborasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Indonesia yang melibatkan Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Negeri Malang (UM), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Website GastroLingua. Kegiatan ini menghadirkan Michael Zega, alumni yang telah bekerja di Jerman, sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dan memberikan wawasan mengenai penggunaan bahasa asing dalam dunia kerja internasional, khususnya bidang gastronomi.
GastroLingua merupakan website pembelajaran bilingual yang dikembangkan melalui riset kolaboratif antartiga perguruan tinggi dengan mengintegrasikan bahasa Jerman dan bahasa Inggris dalam bidang gastronomi. Website ini dirancang untuk mendukung pembelajaran Deutsch für Gastronomie dan English for Specific Purposes (ESP), khususnya dalam penguasaan kosakata, komunikasi profesional, serta keterampilan berbahasa yang relevan dengan industri kuliner, restoran, dan perhotelan.
Pengembangan website ini melibatkan tim peneliti dari tiga perguruan tinggi, yaitu Dr. Anna Riana Suryanti Tambunan, S.S., M.Hum. dan Dr. Surya Masniari Hutagalung, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Medan; Dr. Dewi Kartika Ardiyani, S.Pd., M.Pd. dan Prof. Dr. Primardiana Hermilia Wijayati, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang; serta Ari Arifin Danuwijaya, S.Pd., M.Pd., Ph.D. dan Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd. dari Universitas Pendidikan Indonesia.
Salah satu keunggulan pengembangan GastroLingua adalah keterlibatan alumni yang telah bekerja di Jerman dalam memberikan kontribusi terhadap penyusunan materi pembelajaran. Pengalaman langsung alumni dan informasi yang diperoleh dari lingkungan kerja internasional menjadi sumber utama dalam pengembangan konten website interaktif ini. Berbagai pengalaman mengenai komunikasi profesional, penggunaan istilah gastronomi, budaya kerja, serta interaksi dalam industri kuliner diintegrasikan menjadi materi pembelajaran yang autentik dan kontekstual.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Michael Zega turut membagikan pengalaman bekerja di Jerman yang memberikan gambaran nyata mengenai kompetensi bahasa dan keterampilan komunikasi yang dibutuhkan dalam lingkungan kerja internasional. Kontribusi alumni tersebut menjadi bagian penting dalam menjembatani pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia industri, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami bahasa secara teoretis, tetapi juga mampu mengenali penerapannya dalam situasi profesional.
Pengembangan GastroLingua menggunakan model Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE) untuk menghasilkan media pembelajaran yang sistematis, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Integrasi teknologi digital dengan pengalaman autentik alumni diharapkan dapat memperkaya sumber belajar sekaligus meningkatkan relevansi pembelajaran bahasa asing terhadap perkembangan dunia kerja global.
Kolaborasi ini mencerminkan komitmen tiga LPTK Indonesia dalam memperkuat sinergi penelitian, transformasi digital pembelajaran, dan pengembangan sumber belajar inovatif. Keterlibatan alumni yang telah berkarier di luar negeri juga menunjukkan pentingnya hubungan berkelanjutan antara perguruan tinggi dan lulusan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Melalui GastroLingua, diharapkan mahasiswa tidak hanya menguasai bahasa Jerman dan bahasa Inggris secara akademik, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam komunikasi profesional di bidang gastronomi. Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pembelajaran bahasa asing yang adaptif, relevan, dan berdaya saing internasional. Kolaborasi Riset, Inovasi Digital, dan Kontribusi Alumni untuk Pembelajaran Bahasa Berorientasi Global.(hum)