POSMETRO MEDAN–Medan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital melalui fitur E-Audit pada E-Catalog/E-Purchasing guna memperkuat pengawasan sekaligus mencegah potensi penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Komitmen tersebut ditegaskan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengoptimalan Fitur E-Audit pada E-Catalog/E-Purchasing dalam rangka Pengendalian dan Pencegahan Fraud di Medan, Rabu (21/10/2026).
Dalam arahannya, Erfin menekankan bahwa transformasi digital dalam sistem pengawasan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjawab semakin kompleksnya penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam memastikan proses pengadaan barang dan jasa berjalan sesuai ketentuan.
Menurutnya, luasnya cakupan objek pengawasan menjadi tantangan tersendiri bagi Inspektorat Kota Medan. Pengawasan tidak hanya mencakup perangkat daerah, tetapi juga kecamatan, kelurahan, puskesmas, sekolah hingga berbagai unit pelaksana teknis lainnya.
Kondisi tersebut, lanjut Erfin, menuntut adanya inovasi dan penguatan sistem pengawasan, terutama di tengah keterbatasan jumlah personel yang memiliki kompetensi khusus di bidang pengawasan.
"Inspektorat memiliki peran penting sebagai penggerak perbaikan tata kelola pemerintahan, termasuk memastikan proses pengadaan barang dan jasa berjalan sesuai ketentuan," tegas Erfin.
Ia menjelaskan, optimalisasi fitur E-Audit diharapkan mampu menjadi instrumen pengawasan yang lebih efektif melalui kemudahan penelusuran dan analisis data pengadaan secara digital. Dengan demikian, indikasi permasalahan maupun potensi penyimpangan dapat diidentifikasi lebih awal sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Lebih jauh, Erfin menilai penguatan kapasitas sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan pemanfaatan teknologi. Sebab, kecanggihan sistem pengawasan perlu didukung aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, serta pemahaman terhadap regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Untuk itu, Bimtek yang menghadirkan narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personel Inspektorat dalam mengoptimalkan fitur E-Audit, sekaligus memperkuat pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengawasan di lingkungan Pemko Medan.