Petugas Zakat IZI Dikeroyok di CFD Kesawan Medan, KH M. Nuh Desak Polisi Bertindak Tegas

Jafar Sidik - Minggu, 08 November 2026 20:50 WIB
(ist)
Rafli Kahfi petugas lembaga amil zakat Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) yang menjadi korban pengeroyokan.

POSMETRO MEDAN– Aksi pengeroyokan terhadap Rafli Kahfi, petugas lembaga amil zakat Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), di kawasan Car Free Day (CFD) Kesawan, Kota Medan, Minggu pagi (8/11/2026), menuai keprihatinan berbagai pihak. Insiden tersebut terjadi saat korban tengah menjalankan tugas menggalang donasi kemanusiaan di tengah aktivitas masyarakat.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Utara, KH. Muhammad Nuh, menyayangkan tindakan kekerasan yang menimpa petugas zakat tersebut. Ia meminta kepolisian segera mengusut kejadian itu dan menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku.

"Kita tentu sangat menyesalkan peristiwa pengeroyokan yang terjadi di kawasan CFD Kesawan ini. Apalagi, korban merupakan petugas yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan. Seharusnya, setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dapat diselesaikan dengan cara yang baik, bukan justru dengan tindakan kekerasan," ungkap KH. Muhammad Nuh.

Berawal dari Tiga Sepeda Motor Menerobos Kawasan CFD

Berdasarkan kronologi kejadian, insiden bermula ketika tiga sepeda motor menerobos masuk ke kawasan CFD Kesawan yang sedang berlangsung. Kelompok pengendara tersebut kemudian menabrak Rafli Kahfi yang saat itu tengah bertugas menggalang donasi kemanusiaan.

Akibat tabrakan tersebut, kacamata korban terjatuh hingga pecah. Korban kemudian menghampiri para pengendara untuk meminta pertanggungjawaban atas kerusakan barang miliknya.

Namun, persoalan yang semula berkaitan dengan kerusakan kacamata itu justru berkembang menjadi keributan. Situasi memanas hingga berujung pada pengeroyokan terhadap Rafli Kahfi oleh lima pria yang disebut terlibat dalam insiden tersebut.

Peristiwa ini pun menjadi perhatian masyarakat karena kekerasan terjadi di ruang publik yang seharusnya memberikan rasa aman bagi warga, termasuk mereka yang sedang menjalankan aktivitas sosial dan kemanusiaan.

**KH M. Nuh Minta Pelaku Diproses Hukum**

Menanggapi kejadian tersebut, KH. Muhammad Nuh menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Ia meminta aparat kepolisian memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut, mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat, serta memproses para pelaku sesuai ketentuan hukum.



Tag:

Berita Terkait

Medan

Rumah Zakat Dukung Kemandirian Ekonomi 8 Pedagang Sekolah melalui Bantuan Modal Usaha

Medan

UPZ UINSU Medan Beri Beasiswa dan Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mahasiswa

Medan

Rumah Vokasi Juara Desa Suka Maju Hadirkan Kelas Buket Khas Melayu

Medan

Senam Lansia di Desa Simatorkis Jadi Ruang Sehat dan Ceria

Medan

Rumah Zakat Berikan Bantuan Modal Usaha, pada Pedagang UMKM Batubara

Medan

Rumah Zakat Salurkan Al-Qur’an Braille untuk Tuna Netra