POSMETRO MEDAN,Medan-Landskap kerja Pemko Medan kini tampak beda. Aparatur diarahkan 'tidak berjarak' dengan publik, merangkul, dan lebih turun ke masyarakat. Wali Kota Medan, Rico Waas memulai perubahan itu.
Program "Sapa Warga" yang digelar saban Sabtu menjadi bukti karakter kepemimpinan yang horisontal, inklusif, dan sosial ala Rico Waas.
"Program 'Sapa Warga' ini adalah janji saya saat kampanye (Pilwalkot 2024)," ujar Wali Kota (Walkot) Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat membuka gawe 'Sapa Warga' di Kelurahan Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (2/8/2025) pagi.
"'Sapa Warga' ini bagian dari program saya yang ingin terus mendengar aspirasi masyarakat. Kalau dulu ada yang bilang, 'datang aja (warga) ke kantor kota', kalau saya nggak, saya yang datang ke warga'," imbuh Rico, disambut riuh tepuk tangan warga. Di hadapan Pak Wali, jibunan warga kecamatan berwilayah 9 kelurahan itu tampak antusias.
Mereka, laki-perempuan-tua-muda-paruh baya, duduk di hadapan Walkot Rico Waas yang datang bersama sejumlah Kadis plus Camat Medan Perjuangan dan 9 Lurah wilayah itu. Masing-masing bersiap mengeluarkan unek-unek sebagai warga Kota Medan.
"Assalamualaikum, Pak Wali. Saya (salah satu) pelaku UMKM di Medan Perjuangan. Alhamdulillah, (UMKM) saya sekarang sudah menyerap hampir 100 tenaga kerja," ujar Agung Syahputra, pemilik UMKM Dimsum.
"Ke depan," sambungnya mulai bertanya, "UMKM saya akan melakukan pengembangan. Terkait itu, apakah Pemko Medan akan memberi kemudahan soal perizinan? Selain itu, saya juga akan membuat workshop di kecamatan Kota Medan. Untuk soal itu, apa rules yang akan saya tempuh?"
Walkot Rico Waas kontan menjawab pertanyaan pemilik usaha mikro dimsum itu secara lugas.
"Kalau mau pengembangan (usaha), silakan ajukan. Kami akan bantu dan tidak akan mempersulit. Untuk workshop, silakan buat. Itu ada gedung PKK, silakan dipakai dan tidak akan dipungut bayaran," tukas Walkot Rico Waas.
"Terima kasih, Pak Wali," sambung Agung, berulang kali.