POSMETRO MEDAN,Medan - Tidak hanya Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan di Jalan Iskandar Muda, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas juga meninjau Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan yang lokasinya persis berada di sebelahnya, Kamis (28/8/2025).
Dengan senyum yang khas dan humble, orang nomor satu di Pemko Medan ini kemudian menyapa sejumlah masyarakat yang tengah mengurus berbagai kelengkapan administrasi kependudukan (adminduk).
"Memang kita melihat kondisi cukup ramai. Tapi dari beberapa masyarakat yang saya temui, mereka menilai pelayanannya sudah cukup baik. Memang masih ada masalah antrian yang agak lama, namun sudah ada perbaikan. Saya lihat pelayanan juga semakin baik," kata Rico Waas seraya menekankan agar masalah antrean segera diatasi.
Didampingi Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan, Baginda P. Siregar, Kabag Umum Setda Kota Medan, Rasyid Ridho Nasution, Plt Kabag Prokopim M.Fitrah Josa Ritonga, Rico Waas menegaskan, pelayanan terhadap masyarakat tidak boleh berhenti sampai di situ saja, harus bisa lebih ditingkatkan lagi.
"Pelayanan ini langsung bersentuhan dengan masyarakat, jadi harus terus ditingkatkan lagi. Harapan kita, pelayanan makin baik lagi. Apabila ada permasalahan, silakan laporkan langsung kepada kami. Mudah-mudahan bisa segera diselesaikan," ungkapnya.
Dalam peninjauan yang dilakukan ini, Rico Waas tidak hanya mengecek fasilitas, tapi juga melihat langsung sekaligus memastikan apakah pelayanan yang diberikan Disdukcapil sudah baik seperti yang diharapkan.
Sementara itu Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan, Baginda P. Siregar menuturkan, pelayanan publik saat ini sudah baik. Meski demikian, ungkapnya, Wali Kota Medan meminta untuk ditingkatkan lagi, khususnya di lingkar luar.
"Akan kita buat pelayanan di lingkar luar untuk memperkuat jangkauan pelayanan.
Tahap pertama adalah memberdayakan kecamatan dan kelurahan untuk meningkatkan pelayanan ini," ujar Baginda Siregar.
Meskipun pelayanan sudah baik, Baginda tak menampik bahwa banyaknya antrean, masih menjadi persoalan.
Editor
: Salamudin Tandang