POSMETRO MEDAN, Medan - Aparat Kepolisian Sektor Medan Tuntungan meringkus komplotan begal remaja yang beraksi menggunakan senjata tajam jenis samurai dan alat pemukul baseball.
Tiga pelaku yang masih di bawah umur ditangkap setelah merampas satu unit sepeda motor Nmax BK 5804 AAM di Jalan Bunga Pancur, Simpang Selayang, Medan.
Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, Iptu Omrin Siallagan, menjelaskan, insiden pencurian dengan kekerasan (curas) itu menimpa korban berinisial R saat berboncengan dengan rekannya, J.
Peristiwa tersebut, kata Omrin, terjadi pada Jumat malam, 5 September 2025. Korban dihadang oleh para pelaku saat dalam perjalanan pulang.
"Anak pelapor sebelumnya keluar rumah. Saat pulang, R mengaku dibegal di dekat hotel Helvicona," ucap Omrin, Selasa (9/9/2025).
Modus operandi komplotan ini terbilang sadis. Ketiga pelaku, yang diidentifikasi sebagai FD (16), JP (14), dan EG (16), langsung menyerang korban. Omrin menyebut, salah satu pelaku mengayunkan pukulan baseball yang mengenai rekan korban, J.
Melihat temannya dipukul dan para pelaku membawa senjata tajam, kedua korban ketakutan. Mereka terpaksa melarikan diri untuk menyelamatkan diri dan meninggalkan sepeda motor Nmax milik R, yang kemudian langsung dibawa kabur oleh para pelaku.
Menerima laporan tersebut, tim Reskrim Polsek Medan Tuntungan segera melakukan penyelidikan. Setelah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi, polisi berhasil mengidentifikasi identitas dan melacak keberadaan para pelaku.
Pengejaran membuahkan hasil dua hari kemudian. Petugas lebih dulu menangkap FD di Jalan Luku I, Kwala Bekala, pada Minggu (7/9). Setelah dilakukan interogasi, polisi mendapatkan lokasi persembunyian dua pelaku lainnya.