Di Tengah Demo HPSU di Polrestabes Medan, Istri Korban Penganiayaan Pingsan

Administrator - Senin, 13 Oktober 2025 13:12 WIB
ist
istri Lamhot Simanjuntak sebelum pingsan saat melakukan aksi demo di Mapolrestabes Medan, Senin (13/10/2025)

POSMETRO MEDAN, Medan – Suasana di depan Markas Komando (Mako) Polrestabes Medan memanas saat puluhan massa dari Himpunan Pemuda Sumatera Utara (HPSU) menggelar aksi unjuk rasa, senin (13/10/ 2025). Aksi yang menuntut percepatan penangkapan pelaku penganiayaan ini diwarnai insiden dramatis saat istri korban jatuh pingsan di tengah kerumunan.

Sekitar pukul 10.50 WIB, massa yang berjumlah kurang lebih 50 orang tiba di Jalan HM. Said Nomor 1 Medan. Dengan menggunakan satu unit mobil komando yang dilengkapi sistem pengeras suara dan membentangkan spanduk tuntutan, mereka langsung memulai orasi.

Di bawah koordinasi Jonathan Agung Silalahi, para pengunjuk rasa menyuarakan kekecewaan mereka terhadap penanganan kasus penganiayaan yang menimpa Lamhot Simanjuntak. Korban diduga dianiaya secara brutal oleh dua pelaku utama bernama Indra dan Ragil, beserta delapan orang lainnya.

"Kami mendesak Polrestabes Medan untuk segera menangkap Indra dan Ragil. Jangan ada penundaan dalam proses hukum ini," seru Jonathan Agung Silalahi dalam orasinya.

Situasi menjadi emosional ketika tepat pukul 11.00 WIB, istri dari Lamhot Simanjuntak yang turut hadir dalam aksi tersebut tiba-tiba jatuh pingsan. Petugas yang berjaga sigap memberikan pertolongan dan segera membawanya ke klinik Polrestabes Medan untuk mendapatkan perawatan medis.

Menanggapi aksi tersebut, sekitar pukul 11.30 WIB, Panit Pidum IPDA Doni menemui para pengunjuk rasa. Di hadapan massa, ia menjelaskan perkembangan dan status penanganan kasus penganiayaan yang menjadi inti dari tuntutan mereka.

Dalam aksi ini, HPSU menyampaikan empat tuntutan utama, yakni mendesak Polrestabes Medan untuk segera menangkap Indra dan Ragil, meminta agar proses penangkapan tidak diperlambat, menuntut Polrestabes Medan bersikap netral dan presisi dalam menangani kasus dan menyatakan akan terus mengawal kasus hingga tuntas demi tegaknya supremasi hukum.

Aksi unjuk rasa ini turut dipantau oleh jajaran pejabat Polrestabes Medan, termasuk Wakapolrestabes AKBP Rudy Silaen, Kasat Intel Kompol Lengkap Suherman Siregar, Kasiwas Kompol Antonius Alexander Putra, dan Ps. Kasi Humas AKP Halason Sihotang.

Setelah berlangsung selama lebih dari satu jam dan menerima penjelasan dari pihak kepolisian, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib pada pukul 12.10 WIB. Pihak kepolisian menyatakan situasi di lokasi kembali aman dan kondusif.(dam)

Editor
: Salamuddin Tandang

Tag:

Berita Terkait

Medan

Kami Mau Makan Apa Kalau Tempat Ini Ditutup?..

Medan

Ekspedisi Dijadikan Jalur Edar Narkoba, Sindikat Pemasok Antar Pulau Dibongkar

Medan

Sambut HUT ke 25, Demokrat Binjai Gelar Dialog Interaktif

Medan

Sambut HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Labuhanbatu Gelar Aksi Sosial Lingkungan dan Pesta Rakyat

Medan

Usut Ledakan Pipa Gas yang Tewaskan 3 Orang, Polisi dan PGN Kembali Olah TKP di Grand Polonia Medan

Medan

Jejak Terendus dari Pengungkapan 6 Bulan Lalu: Disimpan di Dinding Mobil, Kabur ke Sawit-sawit