POSMETRO MEDAN, Medan -Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Jurnalis Sumut (Trituwa) menggelar aksi damai di depan Mapolda Sumatera Utara, Rabu (15/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.Aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas kasus kekerasan terhadap jurnalis yang hingga kini belum ditangani secara serius oleh pihak kepolisian.
Dalam aksi tersebut, belasan jurnalis membawa sejumlah poster bertuliskan seruan seperti: "Kekerasan Terhadap Jurnalis Adalah Pembunuhan Demokrasi" dan "Jangan Lindungi Pelaku Kekerasan Pada Wartawan".Mereka juga menuntut agar aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus dugaan pemukulan dan intimidasi terhadap wartawan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Patumbak.
Koordinator aksi, Elin Sahputra (58), dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap lambannya penanganan laporan kekerasan terhadap jurnalis.
"Mungkin karena kami sedikit, kalian sepelekan. Tapi ingat, sedikit akan menjadi tulisan untuk seluruh dunia agar dunia tahu," ujar Elin lantang melalui pengeras suara.
Aksi solidaritas ini membawa tiga tuntutan utama, yakni:
1. Mengusut tuntas dan menangkap pelaku pemukulan serta intimidasi terhadap jurnalis.
2. Mengusut dugaan keterlibatan oknum polisi yang diduga membekingi PT Universal Gloves.
3. Mencopot Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora.
Dalam aksi tersebut, perwakilan dari Polda Sumut, Ipda Siregar dari Direktorat Reserse Umum (Diresum) turun langsung menemui massa aksi.
Ia menyampaikan bahwa aspirasi para jurnalis akan diteruskan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.
Meski laporan sudah dilayangkan lebih dari satu minggu, para peserta aksi menilai belum ada langkah konkret dari pihak Polsek Patumbak dalam menangani kasus tersebut.
Editor
: Salamudin Tandang