Gebrakan Kombes Jean Calvijn di Medan: 87 Tersangka Diringkus dalam Delapan Hari

Administrator - Sabtu, 18 Oktober 2025 12:43 WIB
Dam
Polrestabes Medan di bawah kepemimpinan Kapolrestabes, Komisaris Besar Polisi Jean Calvijn Simanjuntak, menunjukkan taringnya dengan mengungkap 61 kasus kejahatan dalam operasi senyap selama delapan hari.

POSMETRO MEDAN,Medan -- Polrestabes Medan di bawah kepemimpinan Kapolrestabes, Komisaris Besar Polisi Jean Calvijn Simanjuntak, menunjukkan taringnya dengan mengungkap 61 kasus kejahatan dalam operasi senyap selama delapan hari. Sejak 9 hingga 17 Oktober 2025, sebanyak 87 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kejahatan jalanan, pencurian, narkotika, hingga kekerasan terhadap kelompok rentan.

Dalam konferensi pers perdananya, Kombes Jean Calvijn menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang resah dengan maraknya tindak kriminalitas di Kota Medan. Ia menegaskan fokus utamanya adalah memberantas kejahatan yang dikenal dengan istilah lokal seperti begal, 'rayap besi', dan 'pompa'.

"Keluhan masyarakat Kota Medan yang terus-menerus itu berbicara tentang yang namanya begal, kemudian 'rayap besi' atau 'rayap kayu', dan 'pompa'. Inilah yang menjadi fokus kami dalam jangka pendek," ujar Jean Calvijn, Sabtu (18/10/ 2025)

Operasi yang melibatkan seluruh satuan di Polrestabes dan Polsek jajaran ini menargetkan tiga jenis kejahatan utama tersebut. Hasilnya, polisi berhasil mengungkap 4 kasus begal dengan 6 tersangka, dan 26 kasus pencurian yang diistilahkan 'rayap besi dan kayu' dengan 42 tersangka.

Istilah 'pompa', menurut Kapolrestabes, merujuk pada penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Dalam rangkaian operasi ini, turut disita barang bukti narkotika dalam jumlah signifikan.

"Banyak sekali barang bukti narkoba, khususnya sabu, yang para tersangka ini menggunakannya dengan kata diksi 'pompa'. Termasuk 8 kilogram sabu yang berhasil diungkap kemarin di Asahan," jelasnya.

Selain tiga fokus utama tersebut, Jean Calvijn menambahkan satu prioritas baru, yaitu penindakan tegas terhadap kasus kekerasan yang menyasar kelompok rentan.

"Saya tambah satu lagi, yaitu kekerasan terhadap kelompok rentan. Kelompok rentan yang dimaksud adalah anak-anak, perempuan, ibu hamil, manula, dan disabilitas," tegasnya.

Keberhasilan ini, kata Jean Calvijn, merupakan buah dari kerja keras, sinergi internal kepolisian, serta informasi dari masyarakat dan media. Ia berkomitmen untuk terus konsisten melakukan operasi serupa demi menciptakan rasa aman bagi warga Kota Medan.


Editor
: Indrawan

Tag:

Berita Terkait

Medan

Kapolrestabes Medan Silaturahmi Hangat ke Kodim 0201/Medan

Medan

Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap di Pasar 10 Tembung Gang Ikhlas

Medan

Panen Melon P2L, Polrestabes Medan Dukung Ketahanan Pangan

Medan

Personel Polrestabes Medan Tunjukkan Sisi Humanis Pasca Aksi Demo KBPBI

Medan

Diduga Ngaku Polisi, Peras dan Aniaya Korban Hingga Meninggal Dunia, Dua Pelaku Komplotan Rampok Diringkus

Medan

Tergiur Untung besar, Penjual Nasi Goreng Nyambi Jual Sabu