POSMETRO MEDAN,Medan -- Dalam upaya menurunkan angka stunting di wilayahnya, Camat Medan Selayang, Bapak Muhammad Husnul Hafiz Rambe, S.STP., M.AP menegaskan pentingnya peran rumah ibadah dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Minilokarya Stunting yang digelar di Aula Kantor Lurah Tanjung Sari, Rabu (22/10).
Dalam sambutannya, Camat Medan Selayang menekankan bahwa penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan pengurus rumah ibadah.
"Rumah ibadah memiliki posisi strategis untuk menyampaikan pesan moral dan edukasi kepada jamaah tentang pentingnya gizi, kesehatan ibu hamil, dan tumbuh kembang anak. Mari kita bersama wujudkan generasi bebas stunting melalui kepedulian yang berkelanjutan," ujar Camat.
Beliau juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi, baik dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, stakeholder, hingga lembaga keagamaan, agar upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan efektif.
Kegiatan Minilokarya Stunting ini turut dihadiri Koordinator PPLKB Kecamatan Medan Selayang, Murtini, Lurah Tanjung Sari, Ihsan Nugraha Harahap, SE., M.M, Ketua TP PKK Kelurahan Tanjung Sari, perwakilan KUA Medan Selayang, Kapustu Tanjung Sari, Sekretaris Lurah Tanjung Sari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kader PKK, TPK, Kepala Lingkungan serta Masyarakat.
Dalam forum tersebut dibahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat edukasi masyarakat dan memperluas jangkauan intervensi gizi di tingkat keluarga.
Melalui pendekatan berbasis kolaborasi dan spiritual, diharapkan Kecamatan Medan Selayang dapat menjadi contoh wilayah yang berhasil mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
(Atn)