POSMETRO MEDAN,Medan – Belawan New Container Terminal (BNCT) secara resmi meluncurkan inisiatif ketahanan komunitas bertajuk "Tumbuh Bersama" Melalui kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota Medan, DP World, dan Pelindo, program ini dirancang untuk memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan jangka panjang bagi masyarakat di kawasan strategis Belawan, Medan.
Peluncuran inisiatif yang digelar di Terminal BNCT ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, serta jajaran eksekutif dari DP World dan Pelindo. Acara ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan peresmian simbolis program restorasi mangrove.
Presiden Direktur BNCT, Suffian Manaf, menyatakan bahwa inisiatif ini adalah wujud komitmen perusahaan bersama para mitra untuk mendukung masyarakat sekitar.
"Keberhasilan bisnis BNCT bergantung pada sejauh mana kami dapat menciptakan dampak positif bagi masyarakat lokal untuk bersama-sama membangun kesejahteraan jangka panjang," ujarnya, Rabu (22/10/2025).
Inisiatif "Tumbuh Bersama" lahir dari hasil kajian Community Needs Assessment yang dilakukan pada Juli 2025. Kajian tersebut mengidentifikasi empat pilar utama yang menjadi fokus program, yakni lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan peningkatan ekonomi masyarakat.
CEO & Managing Director DP World Asia Pacific, Glen Hilton, menambahkan bahwa program ini dirancang dari dan untuk masyarakat lokal. "Inisiatif ini bertujuan menciptakan dampak berkelanjutan yang melampaui aspek logistik—mendukung ketahanan lingkungan dan generasi masa depan," kata Glen.
Program ini akan dilaksanakan dalam dua tahap dengan fokus yang telah teridentifikasi:
Tahap Pertama: Restorasi Mangrove: Merehabilitasi ekosistem pesisir seluas 22 hektare di Hamparan Perak untuk melindungi garis pantai dari abrasi, meningkatkan keanekaragaman hayati, dan mendukung penyimpanan karbon biru.
Pembangunan Sekolah: Mendirikan satu unit sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Pelabuhan Belawan untuk memperluas akses pendidikan. Pelindo akan menyediakan lahan untuk pembangunan fasilitas ini.
Tahap Kedua, dimulai 2027, berupaFasilitas Kesehatan: Membangun pusat layanan kesehatan dan menyediakan unit ambulans untuk mempercepat akses medis bagi warga.
Editor
: Salamudin Tandang