Bunda Thamrin Klarifikasi Video Viral Pasien Dipulangkan dalam Kondisi Lemah, Semua Tindakan Sesuai Prosedur Medis

Faliruddin Lubis - Rabu, 12 November 2025 08:57 WIB
Reza
Manajemen Rumah Sakit Bunda Thamrin, dr. Purnama M.K.N saat konferensi pers.

POSMETRO MEDAN,Medan— Manajemen Rumah Sakit Bunda Thamrin akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pasien yang disebut-sebut dipulangkan dalam kondisi lemah.

Video tersebut menuai beragam reaksi dari masyarakat dan warganet, yang mempertanyakan alasan rumah sakit memulangkan pasien yang tampak belum sepenuhnya pulih.

Menanggapi hal tersebut, pihak rumah sakit melalui dr. Purnama M.K.N selaku perwakilan manajemen menyampaikan bahwa keputusan memulangkan pasien telah dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan rekomendasi dokter yang merawat.

Ia menegaskan bahwa kondisi pasien dinilai sudah cukup stabil untuk menjalani perawatan lanjutan secara rawat jalan, sesuai dengan prosedur dan penilaian klinis yang berlaku di rumah sakit.

"Pasien tersebut adalah penderita stroke yang memang membutuhkan proses pengobatan jangka panjang dan berkesinambungan. Setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit, tim dokter melihat adanya perbaikan kondisi yang signifikan sehingga pasien diperbolehkan melanjutkan pengobatan rawat jalan di rumah. Keputusan ini tentu tidak diambil sembarangan, tetapi berdasarkan observasi medis yang mendalam," jelas dr. Purnama dalam keterangan pers di Medan, Senin (11/11/2025).

Lebih lanjut, dr. Purnama menjelaskan kronologi penanganan pasien sejak awal masuk hingga dipulangkan. Ia menyebutkan bahwa pada tanggal 29 Oktober 2025, pasien tersebut awalnya ditempatkan di kamar kelas dua karena seluruh kamar di rumah sakit dalam kondisi penuh. Penempatan tersebut juga telah dikonfirmasi dan disetujui oleh pihak keluarga pasien.

Beberapa hari kemudian, tepatnya ketika istri pasien, Ibu Untung, mengalami penurunan kondisi kesehatan, rumah sakit segera memindahkan pasien ke ruangan HCU (High Care Unit) atau semi ICU untuk mendapatkan perawatan intensif selama tiga hari.

"Di ruangan HCU, pasien kami berikan pemantauan ketat dan penanganan maksimal agar kondisinya segera stabil," ungkap dr. Purnama.

Setelah menunjukkan perkembangan positif dan dinilai mengalami peningkatan kondisi oleh tim medis, pasien dipindahkan kembali ke ruang rawat biasa. Namun karena seluruh kamar kelas satu masih dalam kondisi penuh, pasien dititipkan sementara di kamar 908, yang merupakan kamar dengan klasifikasi Super VIP. Kamar tersebut hanya diisi satu pasien dengan satu tempat tidur tambahan bagi anggota keluarga yang menjaga.

"Pasien dirawat di kamar 908 sejak tanggal 1 November sampai 4 November 2025. Selama periode tersebut, pasien terus mendapatkan perawatan intensif dan pemantauan rutin dari tenaga medis kami. Setelah dinilai cukup stabil, dokter yang menangani kemudian memberikan izin untuk pasien melanjutkan pengobatan rawat jalan," tambahnya.



Tag:

Berita Terkait

Medan

Viral! Kakek Uzur KO Dipukul Pria Berbadan Kekar, Diduga Kepergok Mengintip Istrinya

Medan

Miris! Wanita yang Viral Dibakar Suami Meninggal Dunia, Gara-gara Minta Cerai

Medan

Kasus Pencurian Ponsel Viral di Medan, Berawal dari Upah Tak Dibayar

Medan

Pabrik Swallow di Jalan Yos Sudarso Medan 'Dikunyah' si Jago Merah

Medan

Viral! Lumba-lumba Putih Muncul di Perairan Asahan

Medan

Viral! Pria Bersenjata Tajam Sandera Wanita Renta, Begini Tampangnya