POSMETRO MEDAN- Warga bernama Untung kembali mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan rumah sakit yang dinilainya tidak mencerminkan rasa kemanusiaan dan keadilan bagi peserta BPJS Kesehatan, terhadap istrinya yan menderita stroke, Kamis (10/11/2025).
Keterangan Untung seperti yang dikirimnya melalui video kepada wartawan posmetromedan.idmengungkapkan kekecewaannya terhadap klarifikasi yang disampaikan pihak salah satu rumah sakit terkait pelayanan terhadap pasien (istrinya) yang tengah dirawat.
Ia menilai pihak rumah sakit telah melakukan pembenaran dan pencitraan melalui pernyataan yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Dalam video itu, Untung menyebut pihak rumah sakit mengklaim telah menempatkan pasien di ruang super VIP yang dilengkapi fasilitas tidur bagi keluarga yang menjaga. Namun, menurutnya, kenyataan di lapangan jauh berbeda.
"Pihak rumah sakit bilang pasien ditempatkan di ruang super VIP dengan fasilitas lengkap untuk keluarga, tapi kenyataannya tidak begitu. Kami sampai harus menyewa matras sendiri untuk bisa tidur menjaga pasien," ungkap Untung.
Ia juga mempertanyakan logika klarifikasi pihak rumah sakit yang menyebut pelayanan mereka sudah baik. "Kalau memang pelayanan mereka bagus, mana mungkin sampai dikomplain dan pasiennya harus pindah rumah sakit? Itu aja logikanya," katanya lagi.
Lebih lanjut, Untung menyebut pernyataan rumah sakit bahwa dokter telah berkomunikasi dengan pasien juga tidak benar. Ia mengatakan kondisi pasien hingga kini belum bisa berbicara, bahkan masih harus makan melalui selang.
"Mereka bilang dokter sudah komunikasi dengan pasien, padahal pasiennya belum bisa bergerak dan bicara. Makan pun masih pakai selang dari hidung," ujarnya.
Ia menilai klarifikasi yang disampaikan pihak rumah sakit justru terkesan sebagai upaya pembelaan diri agar citra lembaga tersebut tetap terlihat baik di mata publik.
"Apa tidak keterlaluan mereka, mau pembelaan diri biar kesannya bagus," tambahnya.