POSMETRO MEDAN, Medan — Polsek Medan Baru menegaskan kembali komitmen mereka menjaga keamanan masyarakat setelah berhasil membongkar kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di kawasan Taman Polonia beberapa waktu lalu. Keberhasilan tersebut diulas langsung oleh Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendrik Fernandes Aritonang, saat menjadi pembicara dalam program *Dialog Interaktif* di RRI Medan.
Dalam dialog tersebut, Hendrik memaparkan bahwa wilayah kerja Polsek Medan Baru mencakup tiga kecamatan dengan mobilitas tinggi, sehingga berbagai bentuk gangguan keamanan bisa muncul sewaktu-waktu. Karena itu, ia menilai respon cepat dan koordinasi internal menjadi kunci dalam penanganan kasus curas yang terjadi pada 25 Oktober lalu di Taman Beringin.
Setelah laporan korban diterima, petugas segera melakukan pemeriksaan lokasi kejadian, menelusuri rekaman CCTV, dan menggali keterangan dari saksi-saksi yang ada. Langkah-langkah tersebut mengantarkan tim kepada identitas para pelaku hingga akhirnya tiga orang berhasil diamankan kurang dari sehari. Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
Berbicara mengenai langkah pencegahan, Hendrik menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada penindakan. Sejumlah kegiatan edukasi digelar secara rutin, termasuk penyuluhan ke sekolah-sekolah melalui program "Police Goes to School," yang menurutnya cukup efektif meningkatkan kesadaran remaja terhadap isu keamanan.
Di sisi lain, patroli malam juga ditingkatkan, terutama menggunakan *blue light patrol* untuk meminimalisasi potensi aksi balap liar maupun tindak kriminal lain. Ia turut meminta masyarakat agar aktif melapor apabila melihat tanda-tanda mencurigakan, baik kepada Bhabinkamtibmas maupun lewat layanan telepon 110.
Menutup dialog, Hendrik menyampaikan pesan khusus bagi para remaja dan pelajar untuk menjauhi narkoba serta menjaga keselamatan diri, terutama dalam berkendara. Ia menegaskan bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat kepolisian. ( Ram)