POSMETRO MEDAN,Medan - Safari Jumat Pemerintah Kota Medan kembali digelar, di Masjid Hj. Fatimah, Jalan Luku V, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Jumat (21/11/25).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Jumat bersama warga yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara Safari Jumat yang dihadiri Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Medan Ir. Wiriya Alrahman, M.M, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Dr. H. Impun Siregar, anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah, S.E, Ketua BKM Prof. Drs. Heru Santosa, M.Kes., Ph.D, para staf ahli dan asisten pemerintahan, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, Camat Medan Johor Gunawan Perangin-Angin, S.T., M.M, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Medan Johor.
Setelah Salat Jumat, sambutan pertama disampaikan oleh Badan Kemakmuran Masjid (BKM) melalui Prof. Dr. H. Muzahir, MA, yang memaparkan kondisi masjid dan kebutuhan jamaah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, sebelum akhirnya dibuka sesi tanya jawab bersama warga Lingkungan 1. Dalam sesi dialog, warga menyampaikan tiga persoalan utama yang mereka hadapi.
Pertama, banjir yang kerap terjadi setiap hujan dan menyebabkan air masuk ke rumah karena drainase sekitar masjid tersumbat.
Kedua, warga Drs. Alimudin berharap agar Lapangan SP Kwala kembali dihidupkan untuk kegiatan seni dan budaya seperti ronggeng dan ketoprak.
Ketiga, warga bernama Dian, mengeluhkan maraknya aksi begal di Medan Johor, termasuk yang menimpa tetangganya. Ia juga menyoroti banjir parah di Jalan Eka Rasmi yang disebut bisa setinggi kap mobil dan kondisi drainase yang banyak dipenuhi sampah.
Menjawab keluhan tersebut, Wali Kota menyampaikan arahannya secara jelas. Untuk persoalan banjir, ia mengatakan sudah memberi instruksi kepada camat agar segera melakukan pengecekan dan perbaikan drainase.
"Pekerjaan pengecoran harus dilakukan hati-hati, apalagi permintaan ketebalan 15 cm. Pastikan dulu drainase benar dan alirannya lancar, baru fisiknya kita kerjakan," tegasnya.