Tokoh Nasional H Rahmat Shah Terima JMSI Award 2025, Dorong Jaga Independensi serta Profesionalisme Pers

Salamudin Tandang - Sabtu, 29 November 2025 17:49 WIB
Ist
Rahmad Shah menekankan bahwa di era informasi, wartawan dan masyarakat tidak boleh miskin komunikasi.

POSMETRO MEDAN,MEDAN – Acara pelantikan Pengurus JMSI Sumatera Utara berlangsung penuh kehangatan dan rasa kebersamaan. Sejumlah tokoh hadir memberikan dukungan, termasuk tokoh nasional yang juga Ketua Umum Lembaga Konservasi Indonesia H Rahmad Shah, yang menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya pers yang independen, profesional, dan beretika.

Rahmad Shah yang sebelumnya pernah menerima penghargaan dari PBB serta menyabet berbagai penghargaan prestisius nasional, menyampaikan apresiasi atas kekompakan JMSI Sumut. "Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena diberi kesehatan, kesempatan, dan kebersamaan dalam acara yang membahagiakan ini," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa meskipun seharian penuh menjalani rangkaian kegiatan di berbagai daerah—termasuk melantik pengurus daerah dan meninjau sejumlah program—ia tetap menyempatkan hadir. "Itu yang membuat sehat. Lakukan kebaikan sekecil apa pun kepada siapa pun, di mana pun kita berada. Dan jangan lakukan apa yang kita tidak ingin orang lain lakukan kepada kita," tuturnya.

Segudang Prestasi: Dari Mahaputra hingga Jabatan Internasional

Rahmat Shah Dalam sambutannya, ia mengungkapkan perjalanan panjang hidupnya sejak lahir di kampung Pinggir Sungai Perdagangan hingga kini mengantongi 1.147 bentuk penghargaan, termasuk Satyalencana Mahaputra.

"Ini bukan karena saya hebat, tetapi karena saya menjaga kebersamaan. Kita tidak perlu sering jumpa, tapi ketika bertemu, harus tetap seperti saudara. Jika ada yang perlu dibantu, kita bantu," katanya.

Ia juga mengungkapkan mandat terbarunya yang membanggakan: terpilih sebagai Presiden SISA, sebuah subdivisi lembaga konservasi dunia, dalam konferensi internasional di Singapura yang dihadiri Amerika Serikat, Rusia, Jerman, Italia, Uni Emirat Arab, China, Hongkong, dan negara lainnya.

Peran tersebut disebutnya sebagai dorongan untuk semakin peduli pada satwa liar endemik Indonesia yang tidak ditemukan di negara lain. "Ini harus memotivasi semua pihak—termasuk perusahaan, petani, nelayan, dan peternak—untuk berhati-hati menjaga kelestarian lingkungan," tegasnya.

Pesan Penting: Jangan Miskin Informasi dan Komunikasi

Rahmad Shah menekankan bahwa di era informasi, wartawan dan masyarakat tidak boleh miskin komunikasi. "Paling seringlah bertanya sebelum mengambil tindakan. Kita manusia tidak luput dari salah. Karena itu Tuhan menciptakan surga dan neraka. Tinggal kita memilih," ujar Rahmad Shah.



Tag:

Berita Terkait

Medan

Hasil Buruk Tottenham Hotspur, Thomas Frank Dipecat

Medan

Duh! Gajah Sumatera Bernama Ratna di Lembaga Konservasi Sergai Mati

Medan

PT Pelni Cabang Medan Prediksi 31 Ribu Penumpang Idul Fitri Tahun 2026

Medan

Alamak! Sepasang Penumpang Ngeseks di Bangku Belakang Ditegur Sopir Taksi Online

Medan

Prakiraan Cuaca Kamis 12 Februari 2026, Kota Medan Banyak Diguyur Hujan Ringan

Medan

Pembukaan Pasar Murah Menyambut Ramadan dan Idulf Ftri di Taman Warna-warni Martubung