POSMETRO MEDAN, Medan -Ikatan Alumni Unsyiah tak mampu menyembunyikan rasa haru dan sedih saat mendengar kabar duka dari Tanah Aceh. Bencana Alam pada 27 November 2025 kemarin telah memporak-porandakan sejumlah wilayah di Aceh, terutama di wilayah Aceh Tamiang.
Ketua Ikatan Alumni Unsyiah atau USK Sumut Haji Ir Masrizal Batubara MM menilai harus melakukan aksi solidaritas untuk membantu penderitaan warga Aceh. Hal ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggungjawab sosial demi meringankan beban para korban bencana.
"Kita mengumpulkan donasi dari para alumni dan rekanan. Bantuan yang sudah disalurkan berupa kebutuhan pokok, mulai dari kesediaan air bersih, kelengkapan kebersihan, pakaian layak pakai dan sejumlah uang tunai," kata Masrizal saat ditemui, Selasa (16/12/2025) didampingi Sekretaris Ikatan Alumni USK Sumut, Sri Yuni Hartati SH CN di Medan.
Menurut Masrizal, mereka berangkat bersama tim beberapa hari lalu ke Aceh Tamiang. Mereka langsung turun ke lokasi yang terdampak bencana agar bantuan bisa tepat sasaran saat disalurkan.
Masrizal mengaku mendapatkan bantuan dari Danyon 111/Karmabhakti Aceh Tamiang
Mayor inf Doni Prasetyo SHub Int, MIP saat menyalurkan donasi.
"Dengan niat yang tulus kami terjun ke lokasi bencana. Alhamdulillah. Semua dimudahkan Allah. Hingga Danyon Mayor Inf Doni bersedia membantu kegiatan solidaritas ini berjalan baik, saya ucapkan ribuan terima kasih kepada Danyon," kata Masrizal.
Para Alumni, ujar Masrizal telah menitipkan sebagian harta mereka untuk para korban hingga ke pelosok Aceh Tamiang. Tujuannya agar semangat dan moral para korban bisa kembali pulih dan bangkit kembali pascabencana.
Masrizal mengaku memiliki ikatan emosional dan moral yang kuat dengan Tanah Rencong. Mengingat mereka telah menggali banyak keilmuan saat belajar di Universitas Syah Kuala (USK). Hingga tak ada alasan bagi mereka jika berdiam diri saja.
"Kami bersama 12 orang teman-teman segera melakukan aksi nyata untuk para korban bencana. Sehingga bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat atas dasar rasa persaudaraan dan solidaritas antar sesama serta menumbuhkan semangat gotong royong. Ada tiga titik yang sudah kita salurkan, yaitu Desa Semadam, Desa Manyak Payet dan Manyak Masjid, juga bantuan langsung yang dibagikan di jalan Medan Banda Aceh. Total bantuan ada 348 paket donasi," kata Masrizal.