POSMETRO MEDAN,Medan – Kondisi penutup gorong-gorong di Jalan Asrama, Dwi Kora, Kecamatan Medan Helvetia, kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Pantauan di lokasi Jumat (26/12/2025), menunjukkan kerusakan cukup parah pada bagian jalan, sehingga menghambat dan membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.
Jalan Asrama merupakan salah satu jalur umum yang selalu ramai dilalui kendaraan dan menjadi akses utama warga sekitar. Kerusakan penutup gorong-gorong yang berada tepat di tengah badan jalan dinilai sangat berisiko, terutama pada jam-jam padat lalu lintas.
Bang Ocid, pedagang es kelapa muda yang berjualan tepat di depan lokasi gorong-gorong, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung sekitar dua pekan.
Ia menyebut, dalam beberapa hari terakhir, dirinya terpaksa memasang penanda darurat berupa tiang kayu dan plastik untuk mengurangi risiko kecelakaan.
"Sudah dua minggu ini lubang dibiarkan begitu saja. Banyak pengendara motor jatuh, ada anak sekolah, ada juga orang tua yang mengalami kecelakaan. Empat hari lalu saya pasang tiang itu supaya orang tahu ada lubang, setidaknya bisa mengurangi risiko," ujar Bang Ocid.
Ia menambahkan, sebagai jalur lintas menuju arah Belawan, kondisi tersebut sangat meresahkan warga dan pengguna jalan. Menurutnya, penanganan seharusnya segera dilakukan tanpa harus menunggu kejadian yang lebih fatal.
"Kita berharap segera ditangani. Jangan tunggu viral dulu atau tunggu ada korban meninggal baru diperbaiki. Kasihan saya lihat pengendara jatuh karena lubangnya tepat di tengah jalan," tambahnya.