POSMETRO MEDAN,Medan – Arus mudik menjelang Tahun Baru 2026 di Stasiun Kereta Api Medan mengalami lonjakan signifikan. Fenomena ini dipicu oleh beralihnya pengguna bus dan kendaraan pribadi ke moda transportasi kereta api akibat rusaknya infrastruktur jalan raya pascabencana alam di sejumlah titik.
Kasubur PT KAI, Juniardi, mengungkapkan bahwa meskipun jumlah penumpang secara sistem terpantau masih dalam kategori normal, terjadi pergeseran moda transportasi yang nyata. Masyarakat kini lebih memilih kereta api demi menghindari hambatan di jalur darat.
"Banyak masyarakat yang biasanya menggunakan transportasi darat seperti bus dan kendaraan pribadi kini beralih ke kereta api. Hal ini dikarenakan akses jalan yang masih kurang memadai setelah diterpa bencana alam beberapa waktu lalu," ujar Juniardi di Stasiun Medan, Jumat (26/12/2025).
Kasubur PT KAI, Juniardi.
Juniardi juga menjelaskan bahwa peningkatan volume penumpang terjadi secara bertahap sejak 23 Desember. Hari ini diprediksi menjadi puncak kepadatan bagi penumpang yang akan merayakan pergantian tahun di luar Kota Medan.
"Ini adalah hari puncak kepadatan menjelang Tahun Baru. Saat ini kami fokus memastikan kelancaran keberangkatan sembari bersiap menghadapi arus balik nanti," tambahnya.
Guna mengantisipasi lonjakan yang terus meningkat, PT KAI telah melakukan langkah strategis, salah satunya dengan menyediakan gerbong tambahan. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi tingginya permintaan tiket di tengah kondisi darurat jalur darat saat ini.(Gas/San)