POSMETRO MEDAN,Medan- Menjelang pergantian tahun 2026, krisis bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kembali melanda Kota Medan.
Kelangkaan ini memicu keresahan luas di kalangan pengguna kendaraan diesel yang harus berjuang untuk mendapatkan pasokan di tengah aktivitas akhir tahun.
Kondisi ini dikeluhkan oleh para sopir yang mengaku, susah mendapatkan solar selama sepekan terakhir.
"Sudah kurang lebih seminggu menjelang Tahun Baru ini payah sekali mencari solar di Medan. Kami terpaksa berkeliling dari satu SPBU ke SPBU lain," ujar seorang pengendara, saat ditemui di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Rabu (31/12/2025).
Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, sejumlah titik pengisian bahan bakar utama lumpuh akibat ketiadaan stok solar. Kondisi ini terlihat di dua SPBU Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas, dan SPBU Singapore Station di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Maimun.
Pengelola hanya memasang plang bertuliskan, "Solar Dalam Perjalanan", tanpa kepastian waktu kedatangan pasokan.
Para pengendara mulai menaruh kecurigaan pada adanya praktik ilegal. Di tengah kosongnya Solar di berbagai SPBU, muncul asumsi di masyarakat mengenai adanya pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja melakukan penimbunan untuk mencari keuntungan di tengah lonjakan permintaan akhir tahun.
"Mungkin juga ada yang menimbun, Bang. Tidak masuk akal kalau hilang serentak begini tanpa ada sebab yang jelas," tambah pengendara tersebut.
Kelangkaan Solar di Medan seolah menjadi "penyakit tahunan" yang gagal diantisipasi secara permanen oleh pemerintah Kota Medan. Masyarakat kini berharap pemerintah bertindak cepat dalam mengatasi kelangkaan solar ini.(DIL)