POSMETRO MEDAN,Medan- Bandar di lokasi kartel narkoba Jermal 15 memang benar-benar tak ada takutnya. Walaupun pria berinisial GS yang disebut-sebut sebagai bandar besar di lokas itu sedang dicari Polrestabes Medan, serta beberapa barak milik GS sudah dihancurkan, tak membuat GS patah semangat.
Bahkan, menurut mantan orang kepercayaannya, GS sedikit demi sedikit mulai kembali membangun kembali barak miliknya. Yang lebih parahnya lagi, GS memakai jasa anak kecil di setiap sudut pintu masuk Jermal.
Hal itu ia lakukan, karena belasan orang-orang kepercayaannya sudah diamankan Satresnarkoba Polrestabes Medan.
"Sebagian dah ditangkap, sebagian lagi dah lari bang, mereka takut jadi target selanjutnya, makanya dia pakai jasa anak kecil. Mulai Dari Jermal 7 sampai Jermal 15 udah ada mata-matanya," jelas B, mantan orang kepercayaan GS.
Minggu (4/1/2026), Polrestabes Medan kembali melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika. Melalui Gerakan Serentak Narkoba (GSN), petugas menggerebek kawasan Jermal 15, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, yang disebut Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak sebagai kartel narkoba.
Operasi skala besar ini melibatkan sedikitnya 187 personel gabungan yang terdiri dari Brimob Polda Sumut, Direktorat Samapta Polda Sumut, serta berbagai satuan fungsi di Polrestabes Medan seperti Sat Narkoba, Sat Reskrim, Sat Intelkam, hingga Tim Khusus JCS.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kapolrestabes Kombes Jean Calvijn Simanjuntak Melalui Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP Pardamean Hutahaean. Dalam arahannya, Pardamean menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi bagi seluruh anggota di lapangan.
"Jangan ada anggota kita yang jadi korban. Mengingat sebelumnya sering terjadi perlawanan saat dilakukan penindakan, keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama," ujar Pardamean.