POSMETRO MEDAN,Medan – Kinerja tegas Kapolres dalam memberantas peredaran narkoba dan praktik perjudian di kawasan Jermal 15 mulai menuai reaksi dari jaringan kartelnarkoba.
Kondisi tersebut disoroti oleh Ketua Himpunan Batak Bersatu (HBB), Lamsiang Sitompul, yang menilai keberhasilan aparat penegak hukum justru membuat kelompok kriminal semakin resah.
Dalam pernyataannya kepada wartawan, Selasa (6/1/2026) pagi, Lamsiang Sitompul menyampaikan keprihatinannya atas adanya tekanan yang berpotensi mengganggu keberlanjutan tugas aparat kepolisian yang dinilai berintegritas.
Ia menegaskan agar jangan sampai aparat yang bekerja dengan baik justru dipindahkan hanya karena membuat kartelnarkoba merasa terancam.
"Jangan sampai orang baik dipindahkan hanya karena kartelnarkoba merasa resah dengan kinerja kepolisian," ujar Lamsiang.
Lamsiang juga meminta dukungan penuh dari Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara terhadap Kapolres yang merupakan putra daerah berdarah Batak.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting untuk mewujudkan komitmen bersama dalam membangun dan membersihkan Kota Medan dari peredaran narkoba dan praktik perjudian.
Ia menilai keberadaan kartelnarkoba dan judi di kawasan Jermal 15 sangat meresahkan masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak usia produktif. Aktivitas ilegal tersebut dinilai menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda di Kota Medan.
"Kita harus bersama-sama menyelamatkan generasi muda bangsa dari bahaya narkoba dan judi. Ini bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab kita semua," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Lamsiang Sitompul mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan doa dan dukungan moral kepada aparat penegak hukum agar tetap diberi perlindungan Tuhan dalam menjalankan tugas memberantas kejahatan narkoba.