POSMETRO MEDAN, Medan-Negara menolak kalah kepada Jermal XV yang membandel. Empat Kombes Polisi terjun langsung memimpin penyergapan kedelapan kalinya. Menangani urusan sepelik itu, kolaborasi menjadi keniscayaan.
Langit Medan terlihat cerah meski jarum jam sudah mendekati Pukul 22.00 WIB. Lapangan utama Polrestabes Medan dipenuhi ratusan aparat gabungan dari Poldasu, Polrestabes Medan, Satuan Brimob, BNN, dan TNI baik dari Kodim 0201/Medan maupun Denpom I/5 Medan. Tujuan operasi sudah tidak asing lagi: Jermal XV.
Tidak tanggung-tanggung, empat Komisaris Besar Polisi ikut terjun langsung memimpin misi malam itu. Selain KapolrestabesMedan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH, ada Karo Ops Poldasu, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, SIK, SH, Mhum, Dansat Brimob Poldasu, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, SIK, MM, MH, MHan, dan Dir Samapta Poldasu, Kombes Pol Sigid Haryadi, SIK, MH.
Dalam pengarahannya, Kapolrestabes berulang kali menegaskan bahwa kegiatan itu adalah misi bersama dan kolaboratif, wujud sinergi TNI-Polri, bahkan menyebutnya sebagai representasi dan bentuk kehadiran negara dalam misi kemanusiaan menyelamatkan anak bangsa dari cengkraman narkoba.
Tim dibagi dua. Tim Pertama, dipimpin oleh Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafly Yusuf Nugraha dengan sasaran Jermal XV, sementara Tim Kedua dikomandoi Kasat Reskrim, AKBP Bayu Putro Wijayanto dengan sasaran Keramat Ujung.
Setelah apel dan taklimat singkat, puluhan kendaraan bergegas ke titik sasaran melewati jalanan Medan yang terlihat masih ramai. Meski tanpa sirene, para pengguna jalan tampak sigap memberi jalan kepada konvoi panjang itu. Semakin mendekati lokasi, makin banyak warga yang mengekspresikan kegembiraan.
"Jangan kasih ampun, Pak. Bersihkan semua," pekik mereka.
Melalui koordinasi dengan petugas PLN yang juga sudah ada di lokasi, lampu dipadamkan agar penyergapan menjadi lebih efektif. Di kedua lokasi tersebut, setidaknya 41 orang diamankan tanpa perlawanan berarti. Bisa dipastikan mereka bukan warga setempat dari KTP yang diperiksa.