Lucky Prosperity Expo 2026, Toleransi Dan Keanekaragaman Jadi Pondasi Bagi Kehidupan Masyarakat Kota Medan

Faliruddin Lubis - Minggu, 25 Januari 2026 15:42 WIB
IST/ATN
Rico Waas saat menghadiri Lucky Prosperity Expo 2026 di Mall Centre Point, Sabtu (24/1/2026).

POSMETRO MEDAN,Medan- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa keterbukaan budaya dan sikap saling menghormati telah lama menjadi fondasi kehidupan masyarakat Kota Medan.

Keberagaman suku, etnis, dan tradisi tidak sekadar hidup berdampingan, melainkan tumbuh dan menyatu dalam berbagai aktivitas sosial maupun perayaan budaya yang diikuti lintas komunitas.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat menghadiri Lucky Prosperity Expo 2026 di Mall Centre Point, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Biksu Virya Dharma Mahastrawira, anggota DPRD Sumatera Utara Hasyim, anggota DPRD Kota Medan Lily, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, serta Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas.

Dalam kesempatan itu, Rico Waas membuka sekaligus meninjau Fa Hua Exhibition 2026 yang menampilkan beragam karya seni dan ornamen budaya. Pameran tersebut menghadirkan lukisan dan kaligrafi Tionghoa, kerajinan keramik oriental, galeri seni dan warisan budaya Tionghoa, taman lampion dan Mei Hu, kolam teratai Kwan Im, lukisan cat minyak, Borobudur Heritage, seni feng shui, hingga berbagai aksesori bernuansa oriental.

Rico Waas menilai perayaan Tahun Baru Imlek telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Medan. Menurutnya, Imlek tidak lagi dipahami sebagai perayaan satu etnis tertentu, melainkan telah tumbuh sebagai ekspresi budaya yang dirasakan lintas generasi dan komunitas.

Ia menyebut Medan sebagai kota multikultural yang merepresentasikan miniatur Indonesia. Beragam suku dan etnis, seperti Batak, Jawa, Karo, Pakpak, Nias, Minangkabau, Aceh, Tionghoa, hingga India, hidup berdampingan dan membentuk karakter masyarakat yang terbuka serta saling menghargai.

Interaksi lintas budaya, kata Rico, telah menjadi keseharian warga, baik dalam kegiatan sosial, perayaan adat, maupun acara keluarga. Kondisi tersebut memperkuat rasa persaudaraan sekaligus memperkokoh persatuan di tengah perbedaan.

Dalam sambutannya, Rico Waas juga menyinggung perayaan Imlek 2026 yang bertepatan dengan Tahun Kuda Api. Simbol tersebut melambangkan semangat, energi, dan gerak maju, yang dinilainya sejalan dengan karakter masyarakat Medan yang dinamis dan adaptif terhadap perubahan.

Ia menekankan pentingnya kekompakan dan persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, baik di bidang ekonomi maupun sosial. Menurutnya, solidaritas masyarakat kerap terlihat jelas ketika bencana terjadi, saat perbedaan latar belakang tidak lagi menjadi sekat.

"Kita adalah bangsa Indonesia. Meski berbeda latar belakang, kita memiliki kesamaan prinsip, yakni menjunjung tinggi persatuan dan Merah Putih. Tanpa kekompakan, bangsa ini akan mudah dipecah belah," ujarnya.



Tag:

Berita Terkait

Medan

Zakiyuddin Harahap Menilai Kegiatan Positif Dorong Semangat Kebersamaan Anak Muda

Medan

Wali Kota Medan Rico Waas Buka Pasar Murah Menyambut Imlek 2577 Tahun 2026

Medan

Zakiyuddin Harahap Ikut Aksi Bersih Sungai Deli

Medan

Belum Reda Kasus Camat Judol Rp1,2 Miliar, Medan Kembali Digegerkan Isu Perselingkuhan Camat dengan Istri Lurah

Medan

Zakiyuddin Harahap : Gerakan Bersih Sampah Sesuai Instruksi Presiden Prabowo

Medan

Zakiyuddin Tekankan Pentingnya Sinergi dan Pendampingan Hukum