Gotong Royong Massal dan Sapa Warga Kecamatan Medan Polonia

Rico Waas :Tekankan Jaga Kelestarian Alam dan Pelayanan Ditingkatkan

Evi Tanjung - Sabtu, 14 Februari 2026 17:15 WIB
Ist
Wali kota Medan Rico Waas sapa warga Medan Polonia dan dihujani ratusan pertanyaan dan permintaan

POSMETROMEDAN, Medan -Gotong Royong Massal dan Sapa Warga Kecamatan Medan Polonia yang berada di lokasi Taman Beringin,Kelurahan Madras Hulu,lingkungan VII,Sabtu (14/2/2026).

Rico Waas bersama seluruh OPD dan Anggota DPRD Kota Medan Rizky serta masyarakat kecamatan Medan Polonia turun langsung menyusuri sungai mulai dari Bawah Jembatan Mongonsidi sampai jembatan Sudirman yang berada di Jalan Sudirman sering disebut dengan Taman Beringin.

Kegiatan gotong royong massal dan sapa warga ini bertujuan untuk menyerap aspirasi warga masyarakat kota Medan, khusus nya kecamatan Medan Polonia", ujar Rico.

Rico Waas juga membuka ruang buat warga masyarakat untuk menyampaikan langsung aspirasi, apa saja yang belum tersentuh oleh Pemerintah Kota Medan", ujar Rico.

Sesi pertanyaan pun dibuka Rico Waas dan disambut Hutahaean yang mempertanyakan terkait sampah yang berada di bantaran sungai dan kayu yang tumbang hingga sampah menumpuk di aliran sungai.

Berbeda lagi dengan Tim Relawan Sekolah Rakyat, Ia berharap askes Jalan menuju sekolah Rakyat yang berada di Starban bisa direnovasi dan di perbaiki.

Lanjutnya lagi,tim sekolah Rakyat harus berjuang melewati jalan alternatif yaitu askes jembatan panagara dan Askes jalan penyeberangan Rakit, menuju sekolah Rakyat yang berada di Starban ", ujar tim tersebut.

Dimana askes jalan jembatan Panagara menuju Starban sudah kurang layak dan harus di perbaiki karena selama ini ujar salah satu tim relawan yang melintasi jembatan tersebut sangat berisiko melintas jembatan Panagara tersebut.Banyak masyarakat yang melintasi jembatan panagara tersebut", terangnya. [

Kalau askes memakai Rakit menuju sekolah Rakyat yang berada di Starban sangat dekat ke Jalan Padang Bulan atau Jalan Kota yang sering di sebut Jalan Jamin Ginting ujar tim relawan. Cuman Ya, resiko memang besar tapi kami mohon kepada Walikota Medan Rico Waas agar bisa membantu memperbaiki Jalan Panagara", ujarnya lagi.

Berbeda lagi dengan Reana, bermohon agar askes Jalan Tengku Umar yang berada dibelakang Sun Plaza agar di aspal.

Beda lagi dengan Sanjaya selaku kepala lingkungan, meminta kepada Walikota Medan Rico Waas kalau boleh,

Pertama kami seluruh Kepala lingkungan yang ada di kota Medan di kumpulkan dan bisa menyampaikan langsung terkait keluhan dan permasalahan yang ada di setiap wilayah yang kami pimpinan",ujar Sanjaya.

Dan kedua Sanjaya juga mengeluhkan terkait UHC yang pelayanan dari rumah sakit ,sering kali menyampaikan ruangan penuh sehingga warga masyarakat terbengkalai", ujar Sanjaya

Sanjaya juga menyampaikan Rumah sakit yang sering kali ruangan penuh, adalah Rumah Sakit Umum Bunda Thamrin, Rumah Sakit Umum Royal Prima dan Rumah Sakit Murni Teguh. Berbeda dengan Rumah Sakit Umum Mitra Sejati, Pak Wali", ujar Sanjaya.

Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Pelayanannya baik dan terima terkait UHC dan ruangannya ada", ujar Sanjaya.

Menanggapi terkait aspirasi dari Hutahaean, Tim Relawan Sekolah Rakyat dan Reana.

Rico Waas terkait aspirasi Hutahaean akan melakukan pembersihan bersama SDABMBK dan kecamatan Medan Polonia secepatnya di lakukan dan mengimbau agar masyarakat jangan membuang sampah sembarangan, apalagi ke Sungai ",terang Rico.

Kedua terkait Tim Relawan mengenai Askes Jalan jembatan Panagara, Rico Waas meminta Plt Dinas SDABMBK Gibson Panjaitan, segera untuk dicek dan dibenahi", pinta Rico.



Tag:

Berita Terkait

Medan

Camat Medan Selayang Tekankan Peran Kepling Sebagai Pengayom dan Garda Terdepan Pelayanan

Medan

Kakek Tergeletak di Jalan Batu Lapan, Identitas Masih Misterius

Medan

Hormati Proses Hukum, Lurah Terjun Diproses Pemberhentian Sementara

Medan

Kelurahan Sukamaju Raih Juara Umum MTQ ke-59 Kecamatan Medan Johor

Medan

Rico Waas, Tekankan Penguatan Pelayanan dan Pembangunan Lebih Cepat

Medan

Diduga Kebal Hukum, Bangunan Tanpa PBG di Jalan Karya Amal Tetap Berdiri Megah Meski Pernah Ditindak Satpol PP