POSMETRO MEDAN- Polda Sumut bersama polres jajaran dalam kurun waktu dua bulan ini berhasil mengungkap 923 kasus dengan 1.118 tersangka dapat diamankan.
Khusus Polrestabes Medan dalam kurun waktu 100 hari terakhir, jajaran kepolisian sukses menggulung jaringan besar.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan tercatat ada 718 tersangka yang diciduk dari total 526 kasus.
"Barang bukti yang disita, ada 156 kg sabu, ganja 3 kg, ekstasi 60 ribu butir, happy five 400 butir, dan 300 lebih cartridge pod vaping liquid," ujar Jean Calvijn dalam keterangan konferensi pers di Aula Tribrata Mapoldasu, Selasa (24/2).
Mantan Dirresnarkoba Polda Sumut ini menuturkan bahwa peredaran narkoba melalui liquid vape sedang marak. Sejauh ini ada beberapa merek yang disita, yakni LV, X-men, Yakuza, Batman, dan X.
"Nah yang bermerek X. Di dalamnya, selain etomida, MDMA, ketamin, dimasukkan kokain. Ini yang sedang marak terjadi," sebut Calvijn.
la menyampaikan, peredaran narkoba melalui vape ini harus betul-betul diwaspadai. Sebab, pemakainya tidak melihat status umur serta sulit dideteksi.
"Kalau jenis narkoba lain penggunaannya sembunyi-sembunyi. Tapi kalau vape ini ironisnya bahkan kadang kita tidak tahu," pungkas Calvijn. (Dam)