POSMETRO MEDAN– BPBD Kota Medan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana bagi Siswa/i Sekolah dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Tahun 2026 di SD Negeri 060910, Jalan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai, Senin (02/03/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai tersebut digelar di halaman sekolah dan diikuti antusias oleh para peserta didik. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini kepada siswa mengenai pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.
Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, S.H., M.H., yang diwakili Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Kiky Zulfikar, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana tersebut.
Dalam sambutannya, disampaikan bahwa edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah merupakan langkah strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan sigap dalam situasi darurat. Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih siap dan responsif terhadap berbagai potensi risiko bencana.
Materi sosialisasi dibawakan oleh Penata Penanggulangan Bencana Ahli Madya, Fahruddin, S.H., M.AP, serta Penata Layanan Operasional, Eko Suranta Sembiring, S.Kom., bersama staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Medan.
Para siswa diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan sekitar, seperti banjir, gempa bumi, dan angin puting beliung. Selain itu, peserta didik juga diajarkan langkah-langkah penyelamatan diri, mulai dari cara berlindung saat gempa, prosedur evakuasi, hingga pentingnya mengikuti arahan guru dan petugas saat keadaan darurat.
Metode penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan menyenangkan, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung melalui simulasi sederhana di lapangan.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Medan berharap kesadaran akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dapat tumbuh sejak usia dini. Dengan demikian, diharapkan tercipta generasi muda Kota Medan yang lebih tangguh, peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan, serta siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa mendatang.(Rez)