POSMETRO MEDAN,Medan – Saat bulan suci Ramadan, berbagai minuman segar menjadi pilihan masyarakat untuk melepas dahaga saat berbuka puasa.
Salah satu minuman tradisional yang cukup populer adalah cendol khas Medan, minuman manis dan menyegarkan.
Cendol khas Medan dikenal memiliki cita rasa yang khas dibandingkan dengan cendol dari daerah lain.
Minuman ini terbuat dari cendol berwarna hijau yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan santan kental, gula aren cair, serta tambahan es serut yang membuatnya sangat menyegarkan saat diminum setelah seharian berpuasa.
Di bulan Ramadan, minuman ini banyak dijajakan oleh pedagang takjil di berbagai sudut kota, termasuk di Medan. Banyak masyarakat yang sengaja mencari cendol karena rasanya yang manis alami dari gula aren dan gurihnya santan yang berpadu sempurna.
Selain rasanya yang nikmat, cendol ini juga dikenal memiliki tekstur yang lembut dan kenyal. Cendol biasanya disajikan dalam gelas besar atau mangkuk, dengan campuran santan segar dan es yang melimpah, sehingga memberikan sensasi dingin yang menyegarkan di tenggorokan.
Harga minuman tradisional ini juga relatif terjangkau. Satu porsi cendol biasanya dijual dengan harga mulai dari Rp8 ribu hingga Rp15 ribu, tergantung pada ukuran dan tambahan topping seperti kacang merah atau potongan nangka.
Keberadaan cendol tidak hanya menjadi pelepas dahaga saat berbuka puasa, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner tradisional masyarakat yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi.
Saat Ramadan tiba, minuman ini selalu menjadi salah satu takjil favorit yang banyak diburu masyarakat.(BBS)