POSMETRO MEDAN— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana dengan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Bencana kepada peserta didik Sekolah Dasar Negeri (SDN) 064979 Medan Sunggal, Kamis (05/03/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman SDN 064979 yang beralamat di Jalan Setia Budi No. 6, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal tersebut dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai dan diikuti oleh para siswa, guru, serta jajaran tenaga pendidik sekolah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari, S.H., M.H., yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kiky Zulfikar, S.Sos., M.Si, secara resmi membuka kegiatan sosialisasi dan simulasi tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi kebencanaan kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda sejak usia dini.
Menurutnya, pengetahuan mengenai kebencanaan sangat penting diberikan kepada anak-anak agar mereka memahami potensi bahaya yang dapat terjadi di lingkungan sekitar serta mengetahui langkah-langkah penyelamatan diri ketika bencana terjadi.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat memahami berbagai jenis bencana yang mungkin terjadi serta mengetahui bagaimana cara menyelamatkan diri dan membantu orang lain saat menghadapi situasi darurat," ujar Kiky Zulfikar dalam sambutannya.
Materi sosialisasi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Lingkup Pencegahan Mayanita Br Pinem, S.Kom bersama Analis Kebencanaan Ahli Pertama Gusrin Sudirja Pasaribu, ST, yang didampingi oleh staf dari Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Medan.
Dalam pemaparannya, para narasumber memberikan edukasi kepada para siswa mengenai berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di wilayah perkotaan, seperti banjir, gempa bumi, serta angin puting beliung. Selain itu, para siswa juga diperkenalkan dengan langkah-langkah dasar yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi bencana, mulai dari mengenali tanda-tanda awal bencana, cara berlindung yang aman, hingga proses evakuasi menuju titik kumpul.