Menjaga Api Ekonomi Umat di Meja Buka Puasa

UKM Haji dan Umroh Perkuat Ekosistem Usaha Berbasis Ibadah

Evi Tanjung - Rabu, 11 Maret 2026 15:00 WIB
ist
Buka puasa

POSMETRO MEDAN, Medan - Senja di Jalan Bukit Barisan II, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, perlahan turun membawa aroma kopi dan percakapan hangat. Di sebuah sudut kota yang tak jauh dari denyut perdagangan lama Medan, puluhan orang berkumpul di Tanjung Coffee, petang, beberapa waktu lalu.

Mereka datang untuk berbuka puasa bersama. Di balik hidangan sederhana itu, terselip percakapan tentang masa depan usaha kecil yang berkelindan dengan perjalanan suci umat Islam, ekosistem ekonomi haji dan umroh.

Acara yang digelar Perkumpulan UKM Haji dan Umroh itu berlangsung dalam suasana akrab ramah tamah, diskusi ringan, dan doa yang mengalir menjelang azan Maghrib.

Para pelaku usaha kecil, tokoh pembina jamaah haji, hingga perwakilan perbankan syariah duduk satu meja, berbagi gagasan tentang bagaimana usaha mikro, kecil, dan menengah bisa mengambil peran dalam pelayanan ibadah ke Tanah Suci.

Di antara yang hadir terlihat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Sumatera Utara, Dr. Zulkifli Sitorus, jajaran KBIHU Sumatera Utara, pimpinan Bank Sumut Syariah KCP Jalan Karya Medan, serta para pelaku usaha yang tergabung dalam perkumpulan UKM Haji dan Umroh.

Acara dibuka dengan doa singkat, lalu disusul sambutan dari Ketua UKM Haji dan Umroh, Efriadi Gusman Effendi, yang akrab disapa Redy. Dalam nada tenang, Redy menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya bukanlah penyelenggara perjalanan haji ataupun umroh.

"Perkumpulan ini hadir untuk memberdayakan pelaku usaha kecil agar produknya bisa mendukung ekosistem pelayanan jamaah," ujarnya.

Ia menjelaskan, UKM Haji dan Umroh berfokus pada pembinaan pelaku usaha agar memiliki produk yang legal, berkualitas, dan bersertifikat halal, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Salah satu peluang yang sedang dikembangkan adalah menghadirkan produk-produk anggota pada musim keberangkatan jamaah haji di Asrama Haji Embarkasi Sumatera Utara di Medan.

Di sana, para calon jamaah biasanya mencari perlengkapan ibadah, makanan khas, hingga oleh-oleh sebelum berangkat ke Tanah Suci. Bagi pelaku UMKM, ruang itu bukan hanya pasar, tetapi juga panggung bagi produk lokal.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Zulkifli Sitorus menilai bahwa kehadiran Kementerian Haji dan Umroh serta dukungan lembaga seperti SMESCO Indonesia membuka peluang baru bagi UMKM untuk berkembang.



Tag:

Berita Terkait