POSMETRO MEDAN,Medan – Para orang tua murid SD Negeri 064985 di Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara, mengapresiasi langkah tegas Kepala Sekolah Ernida Fauzia yang menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pihak penyedia Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Penghentian tersebut dilakukan setelah sejumlah siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan seperti sakit perut, mual, dan muntah, diduga usai mengonsumsi makanan MBG yang dinilai tidak layak, bahkan dalam kondisi basi dan berbau.
Salah seorang orang tua murid yang enggan disebutkan namanya mengaku lega atas keputusan tersebut. Ia menilai pihak sekolah telah merespons keluhan wali murid dengan cepat.
"Kami sangat senang karena pihak sekolah, khususnya Ibu Ernida Fauzia, telah mendengar keluhan kami dan menghentikan makanan MBG yang sebelumnya tidak layak dikonsumsi anak-anak," ujarnya, Sabtu (10/4/2026).
Orang tua murid juga mengungkapkan bahwa sebelum kejadian tersebut, kualitas menu MBG dari penyedia SPPG dinilai kurang sesuai dengan standar yang diharapkan.
Mereka mencontohkan menu yang dibagikan untuk tiga hari pada pertengahan Maret 2026 yang terdiri dari potongan ayam yang belum diolah dengan baik, tahu mentah, telur rebus, serta buah-buahan.
Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena makanan yang diberikan dinilai tidak memenuhi standar kelayakan konsumsi bagi anak-anak.
"Kami berharap ke depan penyedia makanan benar-benar memperhatikan kualitas, kebersihan, dan kelayakan makanan yang diberikan kepada siswa," tambahnya.
Para orang tua juga berharap program MBG tetap dapat berjalan, namun dengan pengawasan yang lebih ketat serta kualitas makanan yang lebih baik, sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 064985, Ernida Fauzia, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menegaskan bahwa pihaknya telah menghentikan kerja sama dengan penyedia SPPG tersebut.