POSMETRO MEDAN, Medan - Pemerintah Kota Medan menunjukkan langkah serius dalam merespons aspirasi warga terkait keselamatan jalan raya.
Bertempat di Ruang Rapat Bappeda Lantai 3, Pemko Medan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mematangkan rencana pembangunan jembatan penyeberangan pejalan kaki di kawasan Jalan Adi Sucipto, Medan Polonia.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh berbagai pihak kunci, mulai dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumut, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II, Kodim 0201/Medan, hingga sejumlah perangkat daerah terkait seperti Dinas SDABMBK dan Dinas Perhubungan.
Dalam suasana diskusi yang produktif, PT KAI menyatakan dukungannya terhadap proyek ini melalui skema kerja sama pemanfaatan lahan.
Pihak KAI bahkan mengusulkan agar tarif sewa lahan diupayakan seminimal mungkin, dengan target hingga nol rupiah, guna mendukung fasilitas publik yang bersifat mendesak.
Di saat yang sama, Kodim 0201/Medan menyatakan kesiapan penuh untuk terjun langsung melaksanakan pembangunan fisik di lapangan.
Rencananya, setelah pembangunan rampung, jembatan tersebut akan dihibahkan kepada Pemerintah Kota Medan agar dapat dikelola sepenuhnya sebagai aset daerah yang bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Guna memastikan proyek berjalan lancar dari sisi teknis, Dinas SDABMBK diminta segera berkoordinasi dengan personel Kodim untuk melakukan penelaahan awal mengenai kelayakan struktur jembatan.
Dukungan serupa datang dari BBWS Sumatera II yang siap memberikan rekomendasi teknis dengan mempertimbangkan kondisi kedaruratan di lokasi tersebut.
Sinergi ini memperlihatkan komitmen kuat antar-instansi untuk memangkas hambatan birokrasi demi mengedepankan keselamatan pejalan kaki.