POSMETRO MEDAN,Medan – Gerakan Sadar (GAS) Nikah yang digelar oleh Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Medan,Sumatera Utara berlangsung meriah di kawasan Car Free Day, Lapangan Merdeka, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi oleh negara.
Acara tersebut turut dirangkaikan dengan prosesi pernikahan pasangan Melisa Putri dan mempelai pria yang merupakan putra dari Bapak Suryanto dan Ibu Mariana.
Sementara itu, mempelai wanita merupakan putri dari Almarhum Bapak Rustam. Prosesi berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Waas, perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Ahmad Jayadi, yang hadir dari Jakarta.
Wali Kota Medan, Rico Waas, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada APRI atas inisiatif pelaksanaan Gerakan Sadar Nikah. Ia menekankan bahwa masih banyak pernikahan di masyarakat yang belum tercatat secara resmi atau dikenal dengan istilah nikah siri.
"Pernikahan yang tidak tercatat akan menimbulkan berbagai persoalan di kemudian hari, terutama terkait administrasi kependudukan, pendidikan anak, hingga akses terhadap bantuan pemerintah. Oleh karena itu, pencatatan pernikahan menjadi hal yang sangat penting," ujar Rico Waas.
Ia menjelaskan, melalui program ini pasangan yang menikah langsung mendapatkan dokumen resmi seperti buku nikah dan pembaruan data kependudukan, sehingga status pernikahan mereka diakui secara hukum negara.