Posmetro Medan, Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan, media adalah instrumen vital keberhasilan pembangunan. Saat melantik pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) periode 2026-2028 di Gedung TP PKK, Kamis (7/5/2026).
ia menyebut kemajuan fisik kota akan menjadi "tak ternilai" jika tidak tersampaikan dengan tepat. Ia mengingatkan bahwa secantik apa pun Puskesmas atau sekuat apa pun jembatan yang dibangun akan kehilangan makna tanpa informasi yang utuh kepada masyarakat.
Rico Waas menantang jurnalis PWPM keluar dari pola penulisan normatif dan memberikan "sentuhan kreatif" untuk memantik minat baca warga. Kreativitas jurnalis sangat krusial untuk mengawal transformasi besar seperti proyek strategis nasional BRT Mebidang yang kini menjadi 12 ruas, pembangunan Sekolah Rakyat, hingga megaproyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). "Masyarakat butuh didorong, butuh 'digelitik' sedikit agar mau membaca," tegas Rico Waas.
Dikatakannya, Pemko Medan juga menyatakan keterbukaan penuh terhadap kritik berbasis data sebagai bagian dari komunikasi dua arah, terutama dalam mengawasi program kerakyatan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rico Waas meminta PWPM tetap tajam memberikan masukan jujur serta menjaga akurasi di tengah disrupsi digital. Ia menekankan bahwa kecepatan media sosial harus diimbangi oleh kualitas tulisan jurnalis pemerintah yang mampu menjadi penjernih informasi bagi publik.
Menanggapi hal itu, Ketua PWPM terpilih Muhammad Edison Ginting berkomitmen membawa 58 pengurusnya menjadi mitra strategis yang konstruktif dan beretika. Melalui penguatan literasi cek fakta dan kualitas jurnalisme, PWPM bertekad memastikan setiap kebijakan pembangunan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga dirasakan manfaat ekonomi dan sosialnya oleh seluruh warga Kota Medan. (ATN)