Posmetro Medan, Medan -Digitalisasi data bantuan sosial (bansos menjadi langkah penting untuk memastikan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Hal itu ditegaskan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Penggunaan Aplikasi Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang diikuti seluruh camat dan lurah se-Kota Medan itu menjadi bagian dari upaya Pemko Medan memperkuat validasi data sosial masyarakat melalui sistem digital terintegrasi. Rico Waas menilai, jajaran kewilayahan memiliki peran strategis memastikan data penerima bansos benar-benar sesuai kondisi di lapangan.
Menurut Rico Waas, selama ini masih banyak masyarakat mempertanyakan validitas penerima bantuan sosial. Sebab, masih ditemukan warga kurang mampu yang tidak menerima bantuan, sementara warga yang dinilai mampu justru terdaftar sebagai penerima bansos.
"Kalau datanya sudah terdigitalisasi, maka kita bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa data itu benar-benar tervalidasi dan bisa dipertanggungjawabkan. Tidak lagi berdasarkan suka atau tidak suka atau karena kedekatan tertentu," tegas Rico Waas seraya menekankan, transformasi digital Pemko Medan, termasuk melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD), akan mendukung validasi data penerima bantuan sosial.