POSMETRO MEDAN,MEDAN – Suasana suka cita dan penuh kebersamaan menyelimuti halaman Masjid Musyawarah di Jalan STM Gang Syukur, Kelurahan Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (27/5).
Sejak pagi hari, warga tampak mulai berdatangan untuk mengikuti pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang telah menjadi tradisi tahunan di lingkungan masjid tersebut.
Di tengah semangat Hari Raya Idul Adha, jamaah dan warga sekitar bahu-membahu mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan kurban. Tidak hanya kaum bapak, para ibu dan pemuda juga turut ambil bagian membantu jalannya kegiatan dengan penuh keikhlasan.
Tahun ini, Masjid Musyawarah menyembelih sebanyak 19 ekor hewan kurban yang terdiri dari 11 ekor lembu dan 8 ekor kambing. Seluruh hewan kurban berasal dari para pekurban yang dengan tulus menyisihkan rezekinya demi berbagi kepada sesama.
Pelaksanaan kurban berlangsung tertib dan lancar. Di balik kesibukan panitia, tampak wajah-wajah penuh syukur dari warga yang merasa bahagia masih diberi kesempatan untuk berkumpul dan berbagi di moment Idul Adha tahun ini.
Tradisi kurban di Masjid Musyawarah bukan sekadar kegiatan tahunan semata. Lebih dari itu, kurban menjadi momentum mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan rasa peduli antarwarga di lingkungan sekitar masjid.
Kepanitiaan kurban tahun 1447 Hijriah dipimpin oleh H. Hilman Djaya sebagai ketua panitia, didampingi H. Hendra selaku wakil ketua dan H. Sofyan Sitorus sebagai bendahara. Sementara proses penyembelihan dipimpin oleh H. Harun AR bersama seluruh tim panitia.
Meski pekerjaan yang dilakukan cukup berat, seluruh panitia terlihat tetap bersemangat. Mereka bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab demi memastikan pelaksanaan kurban berjalan dengan baik dan daging dapat dibagikan secara merata kepada masyarakat.
Ketua Panitia Kurban, H. Hilman Djaya, mengaku bersyukur melihat kekompakan warga yang terus terjaga hingga saat ini. Menurutnya, kebersamaan itulah yang menjadi kekuatan utama dalam setiap kegiatan di Masjid Musyawarah.
Yang paling saya syukuri adalah rasa kekeluargaan masyarakat di sekitar masjid ini sangat erat, seperti keluarga sendiri. Dengan kebersamaan itu, semua pekerjaan terasa lebih ringan dan kegiatan bisa berjalan lancar," ungkapnya.