POSMETRO MEDAN,Medan– Sejumlah anak yang tergabung dalam komunitas Pejuang Subuh Masjid Al Muflihin berhasil mengamankan empat remaja luar lingkungan masjid yang diduga melakukan aktivitas ngelem di dalam area masjid. Tindakan tersebut dilakukan setelah para remaja tersebut diketahui mengotori masjid dan lingkungan sekitar.
Peristiwa itu terjadi di Masjid Al Muflihin yang berada di Jalan Kapten M. Jamil Lubis, Medan. Keempat remaja tersebut kemudian diamankan oleh anak-anak Pejuang Subuh yang selama ini aktif mengikuti kegiatan keagamaan di masjid tersebut.
Pembina Anak Pejuang Subuh Masjid Al Muflihin, Safwan Khayat, mengapresiasi kekompakan dan kepedulian para anak binaannya dalam menjaga kebersihan serta kesucian rumah ibadah.
"Alhamdulillah, anak-anak ini perlu kita apresiasi. Mereka kompak secara bersama-sama menjaga kesucian masjid kita. Inilah manfaatnya jika kita membina anak cucu kita dari masjid," ujar Safwan Khayat.
Pria yang merupakan pensiunan perwira polisi itu menjelaskan, program Pejuang Subuh di Masjid Al Muflihin telah berjalan selama kurang lebih dua tahun. Saat ini, terdapat sekitar 35 anak yang rutin mengikuti salat Subuh berjamaah dan aktif menjalankan salat lima waktu di masjid.
Menurut Safwan, pembinaan yang dilakukan tidak hanya menanamkan nilai-nilai ibadah, tetapi juga membentuk karakter, kepedulian sosial, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
"Di bawah binaan saya sendiri, anak Pejuang Subuh cukup solid. Rata-rata mereka masih usia sekolah dasar, tetapi memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masjid dan lingkungan," kata pria yang akrab disapa Abah tersebut.
Ia berharap kegiatan pembinaan generasi muda berbasis masjid dapat terus berkembang sehingga mampu melahirkan anak-anak yang berakhlak baik, disiplin, serta memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan.(REL/WIK)