POSMETRO MEDAN,Asahan – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Rantau Prapat, tepatnya di KM 188-190, Dusun II, Desa Pulau Maria Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Sebuah bus Isuzu milik CV Karya Agung bernomor polisi BK 7074 WA yang mengangkut delapan penumpang menabrak tembok sebuah door smeer setelah diduga pengemudinya kehilangan konsentrasi. Akibat kejadian tersebut, sembilan orang, termasuk sopir, mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Asahan IPTU Muhammad Rasyid Ridho, S.Tr.K., S.I.K., melalui Kanit Gakkum IPDA Julfren Situmorang membenarkan peristiwa tersebut.
Menurut Julfren, bus yang dikemudikan Wahyono (44), warga Huta II, Desa Manik Maraja, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, melaju dari arah Rantau Prapat menuju Medan.
"Setibanya di lokasi kejadian, kondisi jalan lurus, datar, dan memiliki marka jalan. Diduga pengemudi kurang berkonsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kanan dan menabrak tembok door smeer milik Hadi Affandi," jelas Julfren.
Akibat benturan keras tersebut, seluruh penumpang mengalami luka dengan tingkat cedera yang berbeda-beda.
Korban pengemudi, Wahyono, mengalami luka robek pada kaki kiri. Ia sempat mendapat perawatan di Klinik Permata Bunda Air Batu sebelum dirujuk ke RSUD HAMS Kisaran.
Sementara itu, Muhammad Yasir Fadli (29), warga Desa Aek Paing Atas, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, mengalami patah tulang paha kiri dan dirujuk ke RSU Wira Husada Kisaran.
Ramla Benedikta Br. Sijabat (54), warga Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, mengalami terkilir pada tangan kanan dan bahu kiri serta luka lecet di kaki kanan.
Santi (44), warga Desa Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, mengalami patah tulang lengan kiri.