POSMETRO MEDAN,Amerika Serikat– Insiden penembakan terjadi di kawasan fan zonePiala Dunia 2026 di San Pedro Square, San Jose, California, Amerika Serikat, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Peristiwa ini menewaskan satu orang dan menyebabkan seorang lainnya mengalami luka serius.
Mengutip Reuters Selasa (30/6/2026), insiden itu tidak terjadi saat pertandingan Piala Dunia sedang berlangsung. Laga yang dijadwalkan pada hari tersebut telah berakhir sekitar pukul 14.00 waktu setempat sebelum penembakan terjadi.
Kepolisian San Jose menyatakan satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara korban lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi kritis.
"Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban kedua dibawa ke rumah sakit setempat dengan luka yang mengancam nyawa. Kasus ini sedang diselidiki sebagai dugaan pembunuhan," demikian pernyataan Kepolisian San Jose.
Selain melakukan penyelidikan, polisi menutup sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara.
San Pedro Square merupakan salah satu titik fan zone di kawasan San Francisco Bay Area yang digunakan masyarakat untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 melalui acara nonton bareng.
Reuters melaporkan, setelah penembakan terjadi, aparat keamanan memperketat penjagaan di lokasi. Sejumlah kendaraan polisi dikerahkan, sementara area kejadian dipasangi garis polisi dan sebagian besar bar di sekitar lokasi ditutup.
Seorang petugas keamanan yang enggan disebutkan identitasnya mengaku melihat salah satu korban dalam kondisi terluka parah.
"Korban masih mengerang kesakitan. Ada darah di sekitar leher dan punggung bagian atasnya. Polisi sedang meminta keterangan dari petugas keamanan dan sejumlah saksi," ujarnya kepada Reuters.
San Francisco Bay Area telah menjadi tuan rumah lima pertandingan Piala Dunia 2026. Satu laga fase gugur masih dijadwalkan berlangsung di kawasan tersebut, yakni pertandingan Bosnia-Herzegovina melawan tuan rumah Amerika Serikat, Kamis (2/7/2026) pagi WIB.(RTR)