POSMETRO MEDAN- Kepolisian resor Dairi menindaklanjuti laporan terkait keributan yang terjadi di Pasar Sidikalang yang terjadi baru-baru ini.
Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan mengatakan, keributan tersebut terjadi antara dua ibu rumah tangga yakni KBS, dan CAM. Kedua terlibat adu mulut, hingga menyebabkan tindak penganiayaan yang menyebabkan keduanya saling melapor.
"Ya. Keduanya sudah saling melapor, dimana KBS membuat laporan ke Polres Dairi, dan CAM ke Polsek Sidikalang Kota, " ujarAKP Syahril Ramadhan dalam sebuah postingan anonim facebook @Polres Dairi yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Rabu 8 Juli 2026..
Menurut laporan KBS, dirinya mendapat tindak penganiayaan, yang mengakibatkan jari tengah tangan kanannya putus sepanjang 1 cm usai digigit CAM, Atas perbuatan itu pula CAM saat ini mendekam di sel tahanan Polres Dairi.
Sementara itu, CAM melaporkan KBS ke Polsek Sidikalang, mengaku mendapat tindakan kekerasan pada bagian leher sebelah kanan memar kemerahan, hingga bengkak di bibir.
Hal itu pula yang membuat CAM nekat mengigit jari tengah pada tangan KBS hingga putus.
"Saat ini laporan tersebut sudah dalam tahap penyidikan, dan sudah dilaksanakan gelar penetapan tersangka," jelasnya.
Polres Dairi sudah melakukan upaya mediasi kepada kedua belah pihak, namun hal tersebut tidak mendapat titik terang. Alhasil, kedua laporan tersebut akan diproses secara hukum yang berlaku di NKRI.
"Sudah dilakukan mediasi, namun tidak ada titik terang. Saat ini laporan keduanya sedang dalam proses oleh tim penyidik, tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun, " tegas Kasi Humas.
Adapun kejadian tersebut disebabkan oleh hal yang sepele, dimana awalnya KBS menerima laporan dari anaknya yang menangis usai dimarahi anak CAM. KBS pun kemudian menasehati anak CAM, dan langsung kembali ke kios dagangannya.