POSMETRO MEDAN- Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Lembaga Pemasyarakatan Labuhanruku, Kabupaten Batu Bara, Selasa, 7 Juli 2026.
Aksi ini menyusul beredarnya informasi terkait maraknya dugaan penyelundupan ponsel, narkotika serta kabar meninggalnya seorang tahanan di dalam Lapas Labuhanruku.
Kedatangan massa bertujuan meminta pihak Lapas Labuhanruku memberikan klarifikasi atas berbagai informasi yang dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Menanggapi hal itu, Kepala Tata Usaha Lapas Labuhanruku, Natal Joseva Purba, membantah informasi yang beredar itu.
Ia menyebut pemberitaan mengenai sejumlah tudingan itu tidak benar.
Terkait tahanan yang meninggal dunia, Natal mengatakan pihak Lapas telah memastikan bahwa yang bersangkutan meninggal karena sakit. Menurutnya, pihak keluarga juga telah membenarkan hal tersebut.