POSMETRO MEDAN,Binjai- Peristiwa yang mengundang keprihatinan mendalam terjadi di Kota Binjai. Seorang bayi laki-laki yang diperkirakan baru lahir ditemukan tergeletak di atas tumpukan sampah di pinggir bantaran sungai, di Jalan Aiptu Radiman, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Minggu (26/7/2026) sore.
Saat ditemukan, bayi tersebut masih dalam kondisi kritis. Warga yang mengetahui kejadian itu tanpa menunggu lama langsung memberikan pertolongan dengan membawa bayi malang tersebut ke RSUD dr Djoelham Binjai untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Setelah menjalani pemeriksaan oleh tim medis, bayi itu dinyatakan telah meninggal dunia.
Kepala Lingkungan IV Kelurahan Tangsi, Anto, mengatakan penemuan bayi bermula ketika seorang warga mencari barang-barang bekas di lokasi pembuangan sampah di pinggir bantaran sungai. Warga terkejut saat melihat sesosok bayi tergeletak di antara tumpukan sampah.
"Warga langsung meminta bantuan dan bersama petugas membawa bayi tersebut ke RSUD dr Djoelham. Menurut bidan, saat ditemukan bayi masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Namun setelah mendapat penanganan di rumah sakit, dokter menyatakan bayi tersebut telah meninggal dunia," ujar Anto.
Peristiwa tersebut mengundang duka dan keprihatinan warga sekitar. Mereka mengaku tidak menyangka lokasi pembuangan sampah menjadi tempat ditemukannya seorang bayi dalam kondisi mengenaskan.
Hingga Minggu malam, jajaran Polsek Binjai Kota masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab dan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi penemuan.
Mewakili Kapolsek Binjai Kota, Kanit Reskrim AKP M. Firdaus, SH, mengatakan pihaknya terus bekerja mengumpulkan berbagai petunjuk guna mengungkap identitas bayi maupun pelaku yang diduga membuang bayi.
"Kami telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui identitas bayi maupun pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa ini," ujar AKP M. Firdaus.
Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus tersebut agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian.