POSMETRO MEDAN,Sergai – Sebuah dump truk pengangkut pasir (tanah galian C) tertabrak Kereta Api (KA) Putri Deli di perlintasan sebidang tanpa palang di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 14.50–15.00 WIB.
Kecelakaan tersebut menewaskan sopir truk, Busito (56), warga Dusun Gotong Royong, Desa Pasar Miring, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang. Sementara itu, seorang penumpang KA Putri Deli, Viona Siahaan (21), warga Kabupaten Karo, mengalami luka bakar ringan akibat air panas yang dibawanya tumpah saat benturan terjadi. Ia dirawat di RSU Melati Perbaungan.
Menurut Kasi Humas Polres Serdang Bedagai AKP Bringin Jaya, truk yang dikemudikan Busito melaju dari arah Tangkahan Galian C menuju jalan utama. Sopir diduga tidak memperhatikan kedatangan KA Putri Deli yang melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi (relasi Medan–Tanjungbalai). Akibatnya, bagian depan kereta menabrak bak samping kiri dump truk.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan, kecelakaan terjadi ketika KA Putri Deli sedang melintas dari arah Medan menuju Tanjungbalai.
Pada saat bersamaan, sebuah truk melintas di perlintasan tersebut. Diduga truk tidak memperhatikan keberadaan kereta yang sedang melaju hingga akhirnya terjadi tabrakan.
"Insiden antara KA Putri Deli dengan sebuah truk terjadi di perlintasan. Kejadian berlangsung pada pukul 14.50 WIB di Kilometer 36+200 petak jalan antara Stasiun Lubuk Pakam dan Stasiun Perbaungan," kata Anwar.
Menurutnya, lokasi kecelakaan merupakan perlintasan sebidang yang tidak terjaga. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian menghubungi kepolisian dan petugas terkait untuk melakukan penanganan serta proses evakuasi.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara menyatakan bahwa benturan menyebabkan dua as roda (satu as lokomotif dan satu as kereta bagasi) anjlok serta lokomotif mengalami kerusakan sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Tim teknis, lokomotif pengganti, dan gerbong penolong dikirim dari Stasiun Medan. Proses evakuasi selesai sekitar pukul 19.04 WIB.
Akibat insiden ini, perjalanan sekitar 1.180 penumpang terganggu. Sebanyak 630 penumpang KA Putri Deli tujuan Tebing Tinggi, Kisaran, dan Tanjungbalai dialihkan menggunakan 10 unit bus menuju Stasiun Perbaungan untuk melanjutkan perjalanan dengan rangkaian lain.